7 Hari Wafatnya Pak Utju, Keluarga Adakan Tahlilan

Jakarta – Satu pekan setelah wafatnya H. Utju Suparta keluarga mengadakan tahlilan Kamis (7/3) untuk mengenang dan mendoakan almarhum di kediamannya. Sejak pagi pukul 09.00 jamaah mulai berdatangan ke Perumahan Jati Warna Indah.

Selain dari pihak keluarga dan warga sekitar, acara tahlilan juga dihadiri oleh kerabat dan ikhwan TQN Pontren Suryalaya. “Alhamdulillah bisa hadir, ikut manaqib dan tahlil di sini,” ujar Wardi Abdullah ikhwan dari Kemayoran Jakarta Pusat.

Acara diawali dengan Manaqib Syekh Abdul Qadir al-jailani (qs), dilanjutkan dengan dzikir tahlil. Pengurus Lembaga Dakwah TQN Jakarta Ustadz H. Andhika Darmawan dalam tausiyah menyampaikan pentingnya talqin dzikir.

Tahlilan alm. Utju Suparta. (Foto: Wardi)

“Indikator husnul khatimah adalah siapa yang akhir kalamnya Laa ilaaha illallah niscaya masuk surga,” ujarnya.

Menurut instruktur kursus tasawuf ini tidak semua orang bisa, kecuali telah ditanamkan oleh seorang mursyid qalbunya telah takwa dan suci dari selain Allah. “Insya Allah almarhum Pak Utju husnul khatimah, karena telah bersama Laa ilaaha illallah.”

Ustadz Andhika di akhir tausiyah menyampaikan pengurus lembaga dakwah saat ini masih melakukan safari dakwah Jateng dan DIY. “Saat ini Kiai Wahfiudin dan tim masih berada di Pati. Beliau menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir dan mendoakan almarhum,” tutupnya.

Selesai manaqib disambung dengan dzikir tahlil. Sesepuh TQN di Jakarta Timur Ustadz Koko diamanahkan memimpin tahlil. Acara selesai menjelang dzuhur.

Ir. H. Utju Suparta Suriakusumah adalah Anggota Majelis Pembina YSB  (Yayasan Serba Bakti) PPS periode 2003 – 2008. Almarhum wafat pada Kamis (28/2) di Jakarta pukul 11:50 WIB, dimakamkan di Bandung keesokan harinya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...