Ajengan Beben: Dzikir Adalah Nikmat yang Paling Istimewa

Ketika menerima karunia dari Allah Swt, cepat sambungkan diri kepada-Nya, agar mendapat ridha-Nya. Saat kita terpeleset dalam kesalahan, kemaksiatan dan bahkan dosa tapi qalbu kita tetap menuju Allah, bersama Allah, Insya Allah kita tetap dalam naungan Allah karena Laailaahaillallah.

Kala dzikir aktif di dalam qalbu, itulah kenikmatan yang tiada bandingannya. Dzikir adalah nikmat yang paling istimewa, nikmat yang paling agung. Tubuh kita di alam mulki, namun ruh bersama Allah yang Maha Punya. Maka tidak ada lagi kekhawatiran.

Semua yang belajar dzikir, hadir dalam majelis manaqib adalah pilihan Allah. Mungkin di masa awal merasa terpaksa, berat, bahkan kadang merasa hina penuh dosa. Namun langkah kaki dan qalbu yang terus menuju Allah akhirnya menjadi sebuah kebiasaan dan kebahagiaan.

Kita berdzikir karena didzikirkan oleh-Nya. Kita berkumpul bersama orang-orang shaleh karena dikumpulkan-Nya. Semoga Allah tidak memisahkan kita dengan para kekasih-Nya. Tidak memisahkan kita dengan Pangersa Guru Agung, Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin (qs).

Dinamika kehidupan yang terus berjalan, cobaan-cobaan yang silih berganti hadir tidak akan memengaruhi jiwa kita sepanjang qalbu terus bersama Allah. Karena Allah yang punya segalanya.

(Disampaikan saat manaqib di Pamijahan 12 Maret 2021)

Rekomendasi
Komentar
Loading...