Ajengan Zezen: Gembok Ruh Qudsi Hanya Bisa Dibuka Oleh Mursyid Kamil Mukammil

Akibat tidak mengetahui ruhul qudsi, orang menganggap ruh adalah nyawa. Nyawa adalah alat hidup. Tidak ada nyawa, mati. Padahal ruh ada 4 lapis. Ruh Qudsi, Ruh Sulthani, Ruh Ruhani dan Ruh Jismani.

Ruh qudsi bisa keluar dan badan tetap hidup. Ruh qudsi adalah ruh murni dari cahaya Nabi Muhammad SAW. Semua manusia memilikinya.

Para nabi karena berasal dari keturunan yang baik, begitu hadir ke muka bumi ruh qudsinya yang paling dalam bisa kembali kepada Allah SWT. Badannya di bumi, ruh qudsinya kembali lagi kepadaNya. Karena itu tidak ada nabi maksiat.

Manusia yang bukan nabi, bukan calon nabi, di dalam darahnya banyak syubhat. Bisa dari makanan haram, menipu, korupsi dan hal-hal buruk lainnya yang dilakukan orang tua. Maka begitu keluar dari perut ibu, ruh yang paling dalam (ruh qudsi) macet. Belum lagi ditambah dengan dosa-dosa dirinya pribadi, membuat ruh qudsi makin macet tidak bisa ke luar.

Alhamdulillah, andaikan tidak dipertemukan dengan guru mursyid Pangersa Abah, kita tidak akan paham hal-hal seperti ini. 

Tidak bisa kuncinya dibuka dengan doa, sehebat apapun ahli doa. Siapakah yang bisa membukakan gembok yang mengunci ruh paling dalam sehingga dia tidak bisa keluar? Adalah mursyid kamil mukammil (sempurna dan mampu menyempurnakan).

Bagaimana kalau bertemu dengan mursyid namun tidak kamil, bukan mursyid sempurna?. Tetap tidak akan bisa terbuka. Walaupun memberikan ijazah talqin Laa ilaaha illallaah hanya menjadi wiridan.

Diamalkan hanya mendapat pahala, namun gembok tetap tidak terbuka.

Yang disebut iftahlana futuhal ‘arifiin juga a’thinii mahabbataka wa ma’rifataka itu adalah terbukanya kunci gembok batin yang kalau ditimbang melebihi alam semesta dengan isinya.

Hanya bisa dibuka oleh Allah SWT dan orang yang diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk mengurus hal itu.

Disampaikan oleh KH. Zezen Z. A. Bazul Asyhab, Wakil Talqin TQN Pontren Suryalaya. Wafat 19 November 2015. Untuk beliau… Al-Fatihah.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...