Alhamdulillah, Petani Bedana Menerima Talqin Dzikir

Banjarnegara – Bedana adalah nama sebuah desa di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Desa nan sejuk yang penduduknya sebagian besar berprofesi sebagai petani hari ini, Senin (18/2) mengadakan pelatihan tasawuf.

“Alhamdulillah selesai acara istighasah kubra di Terminal Kalibening kemarin, pagi ini tim safari dakwah ke Desa Bedana untuk menghadiri pelatihan tasawuf,” ujar Hendra tim dokumentasi.

Pelatihan dengan tema Mengenal Diri Menggapai Ilahi digelar di Masjid Jami Bedana. Acara dimulai pukul 09:00 dan rencananya akan selesai sore menjelang maghrib. “Lokasi masjid di pinggir persawahan dan dikelilingi bukit-bukit. Masya Allah indahnya..” sambung Hendra.

Persawahan di seberang Masjid Jami Bendana.

“Tujuan kami mengadakan pelatihan di desa ini karena ingin mengenalkan tasawuf dan tarekat kepada masyarakat setempat,” kata Ustadz Hermanto panitia penyelenggara.

Sementara itu Kepala Desa Bedana Wadirohakim sangat bersyukur dapat dikunjungi oleh tim safari dakwah, lebih khusus Mudir Aam JATMAN KH. Wahfiudin Sakam.

Kiai Wahfiudin pada sesi awal menyampaikan materi tentanf nafs. “Hakikat nafs atau diri adalah diri ruhani. Tubuh fisik ini adalah cangkang, wadah yang bersifat sementara,” ujar Wakil Talqin Abah Anom.

Kiai Wahfiudin menyampaikan materi Mengenal Diri Menggapai Ilahi.

Ikut mendampingi Ustadz Handri Ramadian dan Ustadz Andhika Darmawan. Dua narasumber kursus tasawuf TQN Center Jakarta ini ikut menyampaikan materi setelah sesi Kiai Wahfiudin selepas Zhuhur.

Hendra mengatakan 80 jamaah pengajian yang sebagian besar petani sangat bersemangat untuk belajar dzikir. “Alhamdulillah talqin dzikir sudah disampaikan Kiai Wahfi. Selesai shalat zhuhur langsung dipraktekkan. Semoga bisa istiqamah semuanya,” tutur Hendra. (Hen/Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...