Apa Itu Eco Enzyme dan Manfaatnya

Pandemi Covid-19 meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat. Sayur dan buah diminati banyak orang untuk memperkuat imun dan memenuhi kebutuhan gizi.

Nah, kamu yang menyajikan hidangan sehari-hari tentu terbiasa membersihkan dan memotong sayur hingga mengolah bumbu lalu memasaknya.

Seringkali kita nggak mau repot saat proses membersihkan sayuran. Pada saat memotong, bagian yang tidak kita ambil seperti bagian yang sudah layu, biji, batang yang menyatu dengan akar langsung kita buang.

Ada loh, cara lain yang bisa kita lakukan untuk memanfaatkan sampah organik menjadi zat Eco Enzyme yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.

Apa itu Eco Enzyme?

Eco Enzyme pertama kali diperkenalkan oleh pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, Dr. Rosukon Poompanvong pada tahun 2003. Ide dasarnya adalah mengolah sampah organik, mencampurnya dengan gula aren dan air. Proses fermentasinya menghasilkan gas O3 yang dibutuhkan atmosfer bumi. 

Enzim dari “sampah” ini adalah salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa dapur untuk sesuatu yang sangat bermanfaat.

Berikut beberapa alasan mengapa kita perlu mempertimbangkan membuat eco enzyme,

  1. Penghematan, mengubah sampah dapur menjadi pembersih rumah tangga alami.
  2. Mengurangi polusi, gas metana yang keluar dapat mengurangi pemanasan global.
  3. Membersihkan udara, dari racun, polusi dan menghilangkan bau.
  4. Memiliki banyak manfaat, sebagai pembersih rumah, insektisida, antiseptik, pupuk, bahkan perawatan tubuh dan sebagainya.

Pembersih enzim ini sangat ramah lingkungan, mudah terurai dan bebas dari bahan kimia. Karena alaminya, cairan ini dapat dipakai untuk menyiram tanaman. Bahkan bisa untuk merangsang hormon tanaman agar kualitas buah dan sayuran lebih baik.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...