Bagaimana Meraih Pahala Ibadah Haji?

Menunaikan ibadah haji adalah dambaan umat Islam. Bagaimana jika masih belum terbuka kesempatan untuk menunaikannya? Insya Allah ada peluang besar untuk bisa meraih pahala ibadah haji lewat amalan-amalan berikut:

  1. Membiayai orang lain untuk menunaikan ibadah haji.
    Hal ini dikiyaskan kepada orang yang memberikan makanan untuk orang yang berpuasa. “Siapa yang memberi makanan untuk buka kepada orang berpuasa, ia akan memperoleh pahala puasa mereka, tanpa berkurang sedikitpun. (HR Ibn Majah).
  2. Berbakti kepada orang tua.
    Anas bin Malik meriwayatkan; Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, ” Aku sangat ingin berjihad, tetapi aku tidak mampu.” Rasulullah bersabda, “Apakah salah satu diantara orang tuamu masih hidup?” Ia menjawab, “Ya, ibuku.” Rasulullah bersabda lagi, “Bertakwalah kepada Allah dengan berbakti kepada ibumu, Bila engkau lakukan itu, maka pahalamu setara dengan pahala menunaikan ibadah haji, umrah dan jihad di jalan Allah. Bila ibumu memanggilmu, bertakwalah kepada Allah dan berbuat baiklah kepadanya.” (HR Baihaqi dan Abu Ya’la).
  3. Membantu memenuhi kebutuhan orang lain.
    Imam Hasan Bashri, seorang tabi’in yang agung – yang sangat dekat dengan tidak kurang dari 70 sahabat nabi, pernah mengutus beberapa orang muridnya, untuk memenuhi kebutuhan seseorang. Ia berkata kepada mereka, temui Tsabit Banani, ajak dan bawa dia ikut serta dengan kalian. Ketika ditemui, Tsabit mengatakan bahwa ia sedang i’tikaf. Murid-murid Hasan Bashri pun pulang dan memberitahu gurunya. Lalu Hasan Bashri berkata, “Katakan kepadanya, hai Tsabit, tidakkah kamu tahu bahwa usaha kamu memenuhi kebutuhan saudaramu yang muslim lebih baik bagimu dari menunaikan ibadah haji sunnah.” Tsabit pun pergi bersama mereka.
  4. Shalat Isyraq
    “Siapa yang shalat Subuh dengan berjama’ah, kemudia duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudiaan shalat dua raka’at, pahalanya setara dengan pahala haji dan umrah. (HR Turmudzi).
  5. Belajar agama di masjid
    “Siapa yang berangkat ke masjid di pagi hari, tidak memiliki tujuan apapun selain untuk belajar agama atau mengajarkannya, maka dia mendapatkan pahala orang yang melakukan umrah sempurna umrahnya. Dan siapa yang berangkat ke masjid sore hari, tidak memiliki tujuan apapun selain untuk belajar agama atau mengajarkannya, maka dia mendapatkan pahala orang yang berhaji sempurna hajinya. (HR Hakim).

(Ust. Anding Mujahidin)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...