Begini Cara Generasi Milenial dan Gen Z Punya Penghasilan Lebih dari Satu

Perencana keuangan Prita Ghozie mengungkap bagaimana cara punya lebih dari satu penghasilan bagi generasi Milenial dan Gen Z.

Pertama, menurut CEO Zap Finance tersebut, kenali dulu bahwa sebenarnya ada tiga sumber penghasilan, yakni earned income alias kerja, passive income dan income dari Portfolio asset. Nah, dari 3 sumber utama tersebut bisa membangunnya dengan tujuh cara.

Pertama, earned income bisa diperoleh dari Main Job. Main Job itu artinya pekerjaan utama yang menjadi pemasukan terbesar dan konsisten. Kata kunci dalam Main Job ini adalah konsisten, pemasukannya konsisten.

Penghasilan konsisten itu seperti karyawan di perusahaan, manajemen di bisnis milik pribadi atau pekerja lepas yang konsisten dengan jasanya. Sejalan dengan konsistensi dan penambahan skills, maka kemungkinan penghasilan pun akan terus menanjak.

Kedua, Side-hustle alias sampingan. Side-hustle ini bisa menambah penghasilan. Ciri-cirinya, income bisa naik atau turun secara drastis. Artinya tidak konsisten menjadi sumber penghasilan setiap bulan. Misalnya side-hustle dari jualan online.

Tetapi penulis Make It Happen itu mengatakan, side-hustle itu sah asalkan waktu pengerjaannya tidak boleh di waktu kerja full-time, lalu tidak melanggar aturan main job, selanjutnya tetap etis dan tidak ada conflict of interest (konflik kepentingan).

Ketiga adalah talent. Belakangan ini, asyiknya gig economy (lingkungan kerja yang fleksibel dalam hal jam kerja) zaman sekarang adalah kita bisa menghasilkan dari talenta yang dimiliki. Misalnya menjadi atlet profesional. Ciri utamanya ialah butih fisik 100% agar pekerjaan bisa berjalan dengan baik. Maka, ada suatu masa produktif sebagai talent, yang harus dimanfaatkan baik-baik.

Selanjutnya, keempat Passive Income dari aset produktif itu bisa didapat dari bisnis. Punya bisnis artinya siap bertanggung jawab juga atas kehidupan orang lain. Karena, orang lain lah yang akan membantu kita running the business. Dari situ, bisa kita dapat penghasilan berupa keuntungan usaha.

Hampir semua Milenial dan Gen Z memang punya bisnis seperti CEO, CTO, CMO dan lain sebagainya. Namun, financial educator tersebut mengingatkan bahwa masalahnya adalah can we afford to do that?

Kelima adalah royalti, memperoleh income steam dari pekerjaan yang dilakukan satu kali. Tentu hal ini menyenangkan, tapi tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menghasilkan royalti. Misalnya menjadi penulis, pemusik atau YouTuber. Jadi kalau kamu bisa mendapat royalti, manfaatkan sebaik-baiknya demi kemaslahatan.

Keenam, aset produktif. Sejak zaman baby-boomers hingga saat ini sangat populer mendapatkan penghasilan dari aset produktif. Contohnya dari sewa kost, kontrakan atau apartemen, hasil kebun atau sewa alat kesehatan dan lain sebagainya.

Terakhir adalah Income from Portfolio. Konsultan keuangan lulusan S2 University of Sydney School of Busines mengatakan cara “tidur nyaman” sambil mendapatkan penghasilan sebenarnya adalah dari aset portfolio keuangan ini. Contohnya dividen dari investasi saham dan bagi hasil dari pendanaan P2P lending.

Kendati demikian, jadikan setiap langkah dalam menjemput rezeki itu sebagai aktivitas ibadah yang semakin mendekatkan diri pada Allah Swt. Serta alokasikan penghasilan tersebut berdasarkan kemaslahatan dan tidak melupakan hak orang lain.

Rekomendasi
Komentar
Loading...