Bersepeda Bareng MLS, Bukan Sekadar Gowes

Jakarta – Bersepeda bukan hanya untuk mencari keringat. Bersepeda sudah menjadi gaya hidup. Terlebih untuk masyarakat urban. Di masa pandemi tren bersepeda meningkat tajam. Di luar akhir pekan, jumlah pesepeda yang gowes ke kantor pun semakin bertambah.

Humas komunitas Menembus Langit Suryalaya (MLS) mengatakan setidaknya hampir setiap pekan selalu gowes keliling Jakarta. “Biasanya setiap hari sabtu, kurang lebih sekitar sepuluh sampai lima belas ikhwan yang ikut,” ujar Ardi.

Biasanya rute yang ditempuh sekitaran Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. “Kita base camp di Kemayoran. Ada juga ikhwan Bekasi yang ikut gabung,” sambung Ardi.

Menurutnya, gowes yang diadakan MLS selain untuk kesehatan juga untuk ngobrolin program-program dakwah untuk ikhwan TQN. “Kita bawa asik aja. Biasanya Gocapan, Gowes Cari Sarapan. Nah, pas sarapan bareng itu kita banyak ngobrolin program,” terang Ardi.

Ardi mengatakan beberapa ikhwan juga terlihat hadir manaqib menggunakan sepeda. Terlebih di masa pandemi, penyelenggaraan manaqib sedapat mungkin dihadiri ikhwan di sekitar. Sehingga jarak yang tidak terlalu jauh lebih nyaman ditempuh dengan bersepeda.

Keseruan bersepeda memang memberikan pengalaman baru. Jalur sepeda ditambah, gedung-gedung perkantoran dan mal menyediakan parkir khusus. Bahkan beberapa mal seperti Kuningan City memanfaatkan ramp akses parkir gedungnya untuk dijadikan pengalaman baru bersepeda.

Tanjakan 13 di parkir Gedung Kuningan City menjadi tantangan baru pesepeda. Setelah menaklukan tanjakan, para pesepeda dipersilakan melanjutkan petualangan di dalam mal sambil memilih aneka kuliner yang ditawarkan. Tentunya tetap sambil gowes di dalam mal.

Rekomendasi
Komentar
Loading...