Bertasawuf Dimulai Dari Rasa Takut

Rasa takut adalah perasaan yang kerap muncul dalam diri manusia, seperti perasaan lainnya, bahagia, sedih dan marah.

Takut merupakan mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu seperti rasa sakit atau ancaman bahaya (Wikipedia).

Rasa takut sering dimaknai secara negatif karena mengganggu kehidupan.

Menariknya dalam perjalanan spiritual atau ruhani, perasaan takut justru menjadi modal penting menuju kepada Allah SWT. Rasa takut mendorong seseorang berlaku wara’, yaitu menahan atau menjaga diri dari segala hal yang haram maupun syubhat

Sahabat Abu Bakar As Shidiq ra mengatakan awal perjalanan ruhaninya dimulai dari rasa takut. Jika ada yang mengaku telah menempuh jalan tasawuf tanpa melalui rasa takut, sesungguhnya ia belum melangkah di jalan ruhani.

Rasa takut bisa tumbuh seiring perjalanan bertasawufnya, melalui majelis hikmah dan ilmu.

Ketika rasa takut mulai tumbuh kemudian meniatkan bahwa semua ibadahnya adalah semata-mata untuk Allah, maka di titik itulah perjalanan tasawuf sudah diawali.

Rasulullah SAW, yaitu “Anta’budallaha ka annaka tarahu. Fain lam takun tarahu, fa innahu yaraka”. (Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihatNya maka sesungguhnya Dia melihatmu”).

Ada 3 tahapan penting dalam perjalanan ruhani Takhalliy, Tahalliy, Tajalliy.

Takhalliy adalah membersihkan qalbu dari segala sifat hewaniyah dan keduniawian. Tahalliy, mengisi qalbu dengan sifat-sifat mulia atau sifat-sifat ilahiyah dengan cara disibukkan dengan dzikir dan mengingat Allah. Sedangkan Tajalliy yaitu saat diri kita sudah terdekatkan (taqarrub) bahkan mengalami ketersambungan (ittishāl) dengan Allah SWT.

Syekh Abdul Qadir Al Jaelani menyebutnya sebagai Insan Kamil, atau manusia yang telah sempurna zahir maupun batinnya.

Semoga ruh kita senantiasa dibimbing oleh Guru Mursyid Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin (qs), untuk menjadi seorang insan kamil di hadapan Allah SWT. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...