Besok Puasa Tasu’a, Begini Niatnya

Besok, Jumat (28/8) bertepatan dengan 9 Muharram. Umat Islam dianjurkan puasa sunah pada tanggal tersebut dan 10 muharram. Puasa yang dikenal dengan Tasu’a dan Asyura ini memiliki banyak keutamaan, salah satunya menghapus dosa tahun sebelumnya.

Dalam sebuah hadits dijelaskan, “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. (HR. Muslim).

Lalu bagaimana cara melakukan puasa Tasu’a dan Asyura tersebut? Praktik sama dengan ibadah puasa lainnya, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Perbedaan ada di niat.

Untuk memantapkan niat di dalam qalbu, para ulama menganjurkan untuk melafalkannya. Berikut contoh lafal niat puasa Tasu’a.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tasu’a esok hari karena Allah SWT.”

Sedangkan contoh lafal niat puasa sunah Asyura sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Ketika ada yang mendadak ingin mengamalkan puasa sunah Tasu’a atau Asyura, masih diperbolehkan langsung berniat selagi belum masuk waktu dzuhur.

Kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib (menurut madzhab Syafi’i). Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Ia juga dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Tasu’a atau Asyura di siang hari. Berikut ini lafalnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â awil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tasu’a atau Asyura hari ini karena Allah SWT.”

Wallahu a’lam

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...