Ciptakan Kebiasaan Produktif, Kamu Akan Jadi Pemimpin

Tidak sedikit yang mengartikan ibadah hanya sebatas shalat, dzikir, puasa, zakat, haji dan sebagainya. Aktivitas tersebut memang penting dilakukan setiap muslim. Namun yang tidak kalah penting adalah aktivitas dalam bentuk kerja keras menghasilkan karya yang bermanfaat untuk banyak orang.

Rasulullah SAW pernah menunjukkan kecintaannya kepada mereka yang bekerja keras menghidupi keluarganya secara halal. Baginda nabi “mencium” tangan seorang sahabat, Mu’az, yang sehari-hari digunakan untuk membajak tanah guna menafkahi keluarganya.

“Inilah tangan yang tak akan disentuh api neraka,” ucap Rasulullah.

Kisah ini mengajarkan kita agar tidak membuat dikotomi tentang makna ibadah. Ibadah bukan sekadar aktivitas ritual semata.

Buya Hamka dalam karyanya berjudul Tasawuf Modern mengatakan, manusia diciptakan untuk bekerja. Hakikat kerja adalah manifestasi firman Allah yang menyatakan tujuan manusia diciptakan untuk menjadi khalifah atau pemimpin di atas bumi.

Menjadi pemimpin memerlukan berbagai keahlian. Memecahkan masalah, mengambil keputusan tepat dan cepat, mengelola sumber daya, berkomunikasi, memotivasi tim dan sebagainya adalah kemampuan yang harus dimiliki setiap pemimpin.

Semua tidak bisa diraih dengan cara instan, melainkan melalui proses yang panjang.

Seorang muslim perlu melakukan aktivitas yang produktif dan bermakna setiap harinya. Menjadikan aktivitas hari ini lebih baik dari kemarin, besok lebih baik dari hari ini dan aktivitas lusa lebih baik dari besok. 

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.

Dalam dunia manajemen modern proses ini dinamakan Kaizen, continuous improvement. 

Perubahan besar hanya bisa diraih dengan kesungguhan dan kedisiplinan. Ibadah shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, zakat, selain memiliki makna spiritual, juga membentuk kedisiplinan.

Kebiasaan, kedisiplinan dan kesungguhan inilah yang perlu kita terapkan juga dalam aktivitas kerja sehari hari.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...