Ciri-ciri Wali Mursyid, Gak Sembarang Orang Bisa Ngaku-ngaku

Kata “Wali Mursyid” secara eksplisit tampil dalam surah al Kahfi ayat 17. Tak bisa sembarang orang mengaku sebagai wali mursyid. Perannya yang besar, dalam melanjutkan perjuangan Rasulullah Saw menuntut baginya ada kriteria-kriteria dan persyaratan yang mesti dipenuhi. Bahkan Wakil Ketua LDTQN Provinsi DKI Jakarta, H. Andhika Darmawan menyebut bahwa tak setiap wali mendapat mandat kemursyidan. Karena tidak setiap wali boleh mengaku sebagai mursyid, maka mandat kemursyidan ini harus jelas, otentik dan legitimate.

Seperti Pangersa Abah Sepuh melimpahkan tugas kemursyidan pada Pangersa Abah Anom yang dilakukan melalui surat wasiat jauh-jauh hari sebelum wafatnya. Sehingga mandat itu benar-benar amanah, tidak timbul fitnah, perpecahan dan kontroversi. Lalu bagaimana syarat seorang Mursyid yang sebenarnya? Bagaimana Mursyid membimbing murid-muridnya? Saksikan penjelasan ustadz Andhika hanya di Podcast Tasawuf dari TQNN.

Podcast Tasawuf:
Apple Podcast
Spotify
Google Podcast
Breaker

Rekomendasi
Komentar
Loading...