Harapan Abah Anom kepada Muballigh Muballighah TQN

Salah satu elemen penting dalam infrastruktur dakwah dan pembinaan ikhwan TQN Pontren Suryalaya ialah kelompok muballigh TQN Pontren Suryalaya.

Kelompok Muballigh ini di antaranya bertugas sebagai pembina jama’ah ikhwan TQN Pontren Suryalaya dalam melaksanakan tradisi riyadhah TQN di daerahnya masing-masing sekaligus pengamalan Tanbih.

Para muballigh ini pada umumnya memiliki pengetahuan yang cukup memadai untuk memimpin kegiatan keagamaan seperti imam shalat, amaliah riyadhah khataman dan manaqib serta pengajian (ta’lim). Baca juga…

Pada tahun 1982, tepatnya pada tanggal 1 Juni, KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin mengeluarkan maklumat. Di antara isi maklumat tersebut ialah imbauan khusus kepada para Muballigh Muballighah Pontren Suryalaya.

“Himbauan khusus kepada para Muballigh Muballighah Pontren Suryalaya. Abah mengharapkan kiranya agar para muballigh:

a. Tetap menjadi contoh, tauladan bagi para kaum muslimin muslimat ikhwan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah, baik tingkah lakunya, ucapannya, perbuatannya maupun amaliahnya.

b. Sebaiknya atau diharuskan untuk mensponsori dalam kebaikan, khususnya dalam amaliah ubudiyah, dan hendaknya selalu tampil menjadi pemimpin / imam bagi para ikhwan untuk melaksanakan shalat berjamaah, dzikir khataman, dan ibadah-ibadah lainnya.

c. Di kala akan berdakwah di tengah-tengah ikhwan TQN harus diawali dengan ibadah berjamaah (shalat, dzikir, khataman dan lain-lain).

Kemudian harus menjadi keyakinan para muballigh muballighah bahwa menyampaikan ilmu itu harus dapat dan harus bisa mengamalkan terlebih dahulu apa-apa yang telah disampaikan kepada para ikhwan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah.

أَتَأۡمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلۡبِرِّ وَتَنسَوۡنَ أَنفُسَكُمۡ وَأَنتُمۡ تَتۡلُونَ ٱلۡكِتَٰبَۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ

Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Kitab (Taurat)? Tidakkah kamu mengerti? (Al-Baqarah: 44).

d. Jangan bertentangan segala ucap laku dengan Tanbih, yang isinya antara lain “mengikuti perintah agama dan negara”.

e. Agar lebih memperbanyak/memperdalam ilmu pengetahuan, baik pengetahuan agama maupun pengetahuan umum dalam rangka berhasilnya pelaksanaan Da’wah Islamiyyah.”

Setelah himbauan khusus kepada muballigh dan muballighah, Abah berharap mudah-mudahan amal kita semua mendapat ridha dari Allah Swt. Dan mudah-mudahan para muballigh muballighah tambah giat dalam melaksanakan Da’wah Islamiyyah di bumi negara tercinta ini, demi berkembangnya agama Islam umumnya dan Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah pada khususnya. Baca juga…

Demikian imbauan dan harapan Syekh KH. Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin kepada muballigh dan muballighah di lingkungan TQN Pontren Suryalaya. Sebagaimana terdapat dalam buku Kumpulan Maklumat Syaikh Mursyid TQN Pontren Suryalaya yang disusun oleh Sekretariat Pondok Pesantren Suryalaya.

#abahanom #muballigh #tqn

Rekomendasi
Komentar
Loading...