Hari Anak Nasional: Masa Depan Bangsa di Tangan Anak-anak

Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (KPRK MUI) akan ikut memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN).

Peringatan akan pentingnya pemenuhan hak-hak anak dimeriahkan melalui penyelenggaraan Webtalk Hari Anak Nasional (HAN).

Webtalk akan digelar secara virtual pada Sabtu (31/07) mengangkat tema “Anak Indonesia Sholeh, Sehat, Kreatif dan Peduli Sesama

Kegiatan ini akan dihadiri oleh 300 peserta dari unsur pengurus 34 KPRK MUI wilayah, dan juga beberapa anak-anak dari berbagai lembaga.

Ketua MUI Komisi PRK, Dr. Siti Ma’rifah, menyebut Webtalk ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pemenuhan Hak Anak merupakan kewajiban konstitusional negara, pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua. Baca juga…

“Ada hak anak yang harus mereka penuhi agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus yang berkualitas, berakhlak mulia, sehat jiwa raga, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya Rabu (28/07) sebagaimana rilis Infokom MUI.

Dr. Siti juga menekankan bahwa anak di manapun berada, baik di perkotaan maupun di pedesaan, harus tetap tumbuh dan berkembang, meningkatkan kualitas hidup serta menjadi anak yang sholeh, sehat, kreatif dan peduli sesama.

Melalui Webtalk ini juga, semoga bisa mengedukasi kepada para peserta agar mampu menyediakan sarana terbaik bagi anak-anak untuk bermain bersama secara virtual dan tidak membosankan.

“Supaya mereka bisa menyerap nilai ketakwaan, menjadi lebih kreatif, cerdas, mandiri sejak dini, serta menimbulkan rasa peduli terhadap kesehatan dan peduli kepada sesama,” jelasnya.

Anak adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa. Pemenuhan akan hak-hak anak dan pembentukan karakternya adalah kewajiban kita semua. Peran ini vital dan strategis. Baca juga…

Nantinya, kata dia, masa depan bangsa berada di tangan anak-anak saat ini. Semakin baik karakter anak, maka semakin baik pula kehidupan berbangsa.

Merujuk pada QS Al-Kahfi ayat 46, bahwa harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Inilah yang harus kita persiapkan, imbuhnya. Menaruh kepedulian pada proses tumbuh kembang anak sehingga anak akan mengerti bagaimana cara bertindak dan bersikap.

“Salah satu faktor signifikan dalam pembentukan karakter anak yakni adanya keluarga dan lingkungan yang ramah dan peduli anak, mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” kata dia.

#harianaknasional #mui #webtalk

Rekomendasi
Komentar
Loading...