Ini Deretan Masjid Tertua di Kampung Arab Pekojan Jakarta

Pekojan, terletak di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pada abad 18 Pekojan dikenal dengan sebutan Kampung Arab lantaran banyak dihuni orang orang Yaman (Hadhramaut) yang tinggal di kampung ini.

Dikutip dari Mahya, L. W. C Van Den Berg dalam “Orang Arab di Nusantara” (2010) menyebut Pekojan berasal dari kata Khoja, istilah yang digunakan untuk menyebut penduduk keturunan India yang beragama Islam asal Suku Bengali atau Bengala, Bangladesh.

Jadi, sebelum dikenal sebagai Kampung Arab, Pekojan dihuni oleh Muslim Khoja atau Muslim India tersebut. Dan kabarnya kini, sebagian warga keturunan Arab itu sudah pindah ke kawasan lain dan ditempati oleh sebagian besar warga etnis Tionghoa. Baca juga…

Dari segi cagar budaya, kampung lawas ini punya keistimewaan. Karena memiliki peninggalan bersejarah di antaranya Masjid An Nawier, Masjid Langgar Tinggi, dan Masjid Al Anshor, serta Masjid Jami’ Kampung Baru Keempat masjid tersebut masih berdiri kokoh hingga saat ini dan masuk dalam cagar budaya oleh Pemprov DKI Jakarta yang dilindungi Undang-undang.

Pertama Masjid Al Anshor yang didirikan tahun 1648 oleh orang-orang Moor (Batavia 1740: Menyisir Jejak Betawi, 2010).

Masjid Al Anshor.

Kedua Masjid Langgar Tinggi yang didirikan oleh Kapiten Arab bernama Syaikh Said Naum tahun 1829 (Alwi Shahab Saudagar Baghdad dari Betawi, 2004).

Masjid Langgar Tinggi.

Ketiga Masjid An-Nawier yang dibangun oleh Sayid Abdullah bin Husein Alaydrus tahun 1760 (Heuken, A: Tempat-tempat bersejarah di Jakarta, 2016).

Masjid Jami’ An Nawier.

Keempat, Masjid Jami’ Kampung Baru yang menurut informasi dibangun oleh saudagar muslim India. Masjid yang dinamai Moorsche Tempel (Temple of the Moor) mulai dibangun 1743 dan selesai pada 1748.

Masjid Jami’ Kampung Baru.

#masjid #kampungarab #jakarta

Rekomendasi
Komentar
Loading...