Islam Mengenal Inkarnasi Bukan Reinkarnasi

Carn memiliki arti daging, tubuh biologis. In-carn-ation (inkarnasi) dapat diartikan pen-daging-an, yaitu ketika ruh (jiwa) dimasukkan ke dalam basyar (tubuh biologis kebinatangan).

Re memiliki arti terulang, pengulangan kembali. Re-in-carn-ation (re-inkarnasi) adalah pendagingan kembali, terulangnya ruh masuk ke tubuh kembali.

Konsep re-incarnation (reinkarnasi) tidak dikenal dalam dunia keIslaman. Islam mengajarkan incarnation (inkarnasi), tetapi tidak mengenalkan re-incarnation (reinkarnasi).

Diri (nafs) yang hakiki adalah yang berwujud ruh. Saat ruh diturunkan dari alam lahut ke alam mulki mengalami inkarnasi, dimasukkan ke dalam basyar. Saat basyar mati, ruh diwafatkan, dicabut keluar dari basyar, lalu melanjutkan hidup di alam akhirat yang hakiki dan abadi, tak ada reinkarnasi.

Pada sistem keyakinan (agama) lain, setelah basyar mati, ruh dicabut keluar dari basyar, kelak akan dimasukkan ke dalam basyar lain (reinkarnasi). Mungkin ke basyar manusia lain, atau basyar binatang bahkan ada yang reinkarnasi ke pepohonan.

Ditulis oleh KH. Wahfiudin Sakam (Wakil Talqin TQN Pontren Suryalaya, Mudir Aam JATMAN, Wakil Krtua Komisi Pendidikan & Kaderisasi MUI Pusat)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...