JATMAN DKI Jakarta Gelar Diskusi Ekonomi Syariah di Bursa Efek Indonesia

JATMAN DKI Jakarta Gelar Diskusi Ekonomi Syariah di Bursa Efek Indonesia

Jakarta – Dalam ilmu ekonomi pembangunan tiga masalah utama yaitu pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan menjadi indikator sukses dan gagalnya sebuah negara. Bila pengangguran bisa teratasi dengan banyaknya lowongan pekerjaan, orang miskin akan berkurang begitu juga ketimpangan, maka negara tersebut dinilai berhasil.

Jumat sore (25/5) Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) DKI Jakarta bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar diskusi Membangun & Memperkuat Ekonomi Umat Berbasis Koperasi Syariah. Kegiatan yang dihelat di Main Hall BEI ini dihadiri para pengamal tarekat yang ada di Jakarta.

Dalam sambutannya Mudir Aam JATMAN KH Wahfiudin Sakam mengatakan ekonomi syariah mempunyai peran yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global dan jamaah tarekat dituntut untuk terlibat di dalamnya. “Mempelajari sistem keuangan syariah adalah bentuk keseimbangan antara hubungan politik, ekonomi dan Sang Pencipta,” ujarnya.

Dalam rilis yang diterima redaksi diskusi membahas kontribusi umat Islam dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan. Saat ini umat Islam lebih banyak berperan menjadi barisan konsumen. Tantangannya adalah meningkatkan peran dalam kegiatan produksi dan distribusi.

Gerakan kebangkitan ekonomi Islam harus menopang seluruh kebutuhan dan memberdayakan semua potensi umat Islam di Indonesia. Kegiatan ini bisa meliputi pengumpulan dan pengelolaan dana, seperti lembaga keuangan yang menampung simpanan pokok dan simpanan wajib. Aktifitas ini nantinya dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis seperti properti, waralaba, minimarket, investasi seperti Reksa Dana dan sebagainya.

Hadir sebagai pembicara Spiritual Entrepreneur Valentino Dinsi, Ketua IPWIJA Suyanto, Direktur Koperasi Syariah 212 Ahmad Juwaini dan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Ibnu Choldun Jakarta Ahmad Iskandar.

Di akhir acara Mudir Idarah Wustha DKI Jakarta KH Muhammad Danial Nafis menyerahkan plakat kepada Kepala Unit Edukasi Pasar Modal Syariah PT Mursa Efek Indonesia, Irwan Abdullah. (Idn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.