Kang Suci, Ikhwan TQN yang Mendalami Chinese Medicine

Terlahir dari keluarga yang sederhana, pria yang akrab disapa Kang Suci ini memulai debutnya di dunia healing sejak tahun 2007. Sebelumnya ia aktif sebagai praktisi Human Resource Development pada sebuah perusahaan kontraktor di Jakarta sejak tahun 2000.

Sebagai seorang HRD, ia terbiasa menghadapi beragam masalah yang datang dari karyawan. Bukan hanya yang terkait dengan pekerjaan namun juga personal, keluarga hingga sosial. Hal ini ternyata menjadi ketertarikannya dengan dunia psikologi. Baginya menarik dan penuh tantangan.

Dalam perjalanan karirnya suami dari Shinta Dewi melihat banyak peluang di dunia sumber daya manusia, salah satunya outsourcing. Kebutuhan banyak perusahaan akan tenaga kerja membuat ia mendirikan perusahaan pada tahun 2010.

Talqin Dzikir

Usaha yang Suci jalankan tidak berlangsung lama, hanya 2 tahun. Ayah dari Intan Sari Marsyaningtyas dan Bayu Alfi Nusa Ridha harus menutup usahanya dengan kondisi hutang yang cukup banyak pada masa itu.

“Keputusan berat menutup usaha membuat saya stress. Namun saya punya prinsip berani mengawali maka harus berani mengakhiri,” cerita pemilik nama lengkap Suci Riadi Prihantanto.

Di saat terpuruk, orang-orang yang dulu mengaku sebagai sahabatnya hilang entah ke mana. Seolah-olah tidak mau tahu keadaan dirinya yang sedang jatuh.

Pada saat kondisi berat itu, Suci berjumpa dengan seseorang yang tidak akan ia lupakan. Orang ini lah yang mengenalkan dirinya dengan TQN Suryalaya. Perjumpaannya dengan Andri Suharto membawanya untuk belajar dzikir tarekat.

Suci menerima talqin dzikir dari Kiai Nur Muhammad Suharto pada tahun 2012 di TQN Center, Masjid al-Mubarak Jakarta Timur. Sejak saat itu ia berupaya istiqamah membersihkan diri dengan mengamalkan dzikir TQN Pontren Suryalaya.

Sejak bertarekat Suci lebih tenang dalam menyikapi berbagai tantangan yang menghampirinya. Keputusan bulat diambil, resign dari perusahaan kontraktor yang telah membesarkan dirinya.

Saatnya fokus dengan Griya Holistik yang pernah digeluti sebelumnya. Suci semakin mantap mengasah keahlian untuk menangani masalah psikologis dan mulai menekuni pengobatan komplementer.

Memperdalam Chinese Medicine

Ketertarikan dengan dunia pengobatan komplementer, khususnya chinese medicine terjadi pada tahun 2009. Putrinya Intan Sari Marsyaningtyas mengalami demam tinggi hingga menggigil. Bersama istrinya, Suci membawa ke sebuah klinik di sekitar Cempaka Putih.

Sang dokter yang belakangan baru ia ketahui ternyata mendalami chinese medicine juga. Demam putrinya dalam hitungan menit berhasil diatasi. Suci pun jatuh cinta dengan chinese medicine.

Untuk memperdalam keahlian Suci mengambil beberapa kursus pengobatan melalui teknik akupunktur. Tahun 2014 lulus dari Lembaga Pendidikan Akupunktur Yapeptri dan 2015 Lulus Uji Kompetensi Akupunktur Nasional.

Kang Suci bersama putrinya Intan Sari Marsyaningtyas.

Sejak tahun kemarin Suci memutuskan untuk kuliah di Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS. dr. Soepraoen/KESDAM V Brawijaya. Ia mengambil Prodi Akupunktur. Diperkirakan selesai tahun 2022.

Chinese Medicine dipilih Suci karena menggunakan pandangan holistik dalam mengobati pasien. Tidak hanya aspek fisik pasien, namun juga psikologisnya.

Griya Holistik kini semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai salah satu klinik terbaik di Jakarta yang menangani gangguan asam lambung, kecemasan, GERD, psikosomatik dan gangguan tidur (Insomnia).

Pasien yang berobat ke Griya Holistik puas karena bukan hanya bertambah sehat namun juga meningkat spiritualitasnya, rasa syukur dan dekat dengan Tuhan.

Anda yang ingin berkonsultasi dapat menemui Kang Suci di Rumah Terapi Cipinang, Jalan Cipinang Jaya No. 41, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara
Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...