Kebiasaan Dapat Menentukan Kualitas Hidup

Hidup adalah rangkaian kebiasaan. Hidup yang berkualitas tersusun dari kebiasaan yang baik dan membaikkan. Ini juga berarti bahwa hidup ditentukan oleh kebiasaan.

Mengubah kebiasaan berarti akan mengubah hidup. Menurut penelitian Bryan Tracy, 95 persen bahwa tindakan, perasaan dan pencapaian itu berasal dari kebiasaan.

“Good habits are hard to develop but easy to live with; bad habits are easy to develop but hard to live with. The habits you have and the habits that have you will determine almost everything you achieve or fail to achieve.” Stephen R. Covey. (Foto: Millyuns.com)

Kebiasaan baik sulit untuk dikembangkan tetapi mudah untuk dijalani, kebiasaan buruk mudah berkembang tetapi sulit untuk dijalani. Kebiasaan yang Anda miliki dan kebiasaan milik Anda akan menentukan hampir semua yang Anda capai atau gagal mencapainya.

Bagaimana Membentuk Kebiasaan?

Penulis The 7 Habits of Highly Effective People, Stephen R. Covey mengatakan bahwa, habit is the intersection of knowledge (what to do), skill (how to do), and desire (want to do).

“Kebiasaan adalah pertemuan antara pengetahuan (apa yang harus dilakukan), keterampilan (bagaimana melakukan) dan keinginan (ingin melakukan).”

Maka untuk membentuk kebiasaan yang baik, kita perlu mempertemukan ketiganya (knowledge, skill and desire). Tetapi perlu diingat bahwa, ketiganya tidak bisa dipertemukan tanpa kesadaran.

Maka temukan motivasi agar muncul keinginan (desire), kenali diri apa yang bisa Anda lakukan secara kontinu (knowledge), dan praktekkan kebiasaan baik apa yang akan dibentuk secara bertahap dan konsisten hingga menjadi habit Anda.

Terkait hal tersebut sebetulnya sudah ditanyakan kepada Rasulullah Saw.

أي الأعمال أحب إلى الله؟ قال: أدومها وإن قل. وقال: اكلفوا من الأعمال ما تطيقون

Amalan apa yang paling disukai Allah? Beliau menjawab: yang paling konsisten meskipun sedikit. Lalu beliau bersabda: bebanilah dirimu dengan gemar melakukan amalan sesuai kadar kemampuan kamu. (HR. Bukhari).

Dalam Islam kebiasaan baik yang dilakukan secara istiqamah merupakan keutamaan. Sehingga lahir istilah istiqamah itu lebih baik dari seribu karamah.

Habib Abdullah bin ‘Alawi Al Haddad dalam kitab karangannya, Risalatu Adabi Suluki Al Murid menyatakan bahwa karamah paripurna yang mencakup aneka macam karamah itu ialah istiqamah yang dibuktikan dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya secara lahir batin.

Rekomendasi
Komentar
Loading...