Kemarau Panjang, Kemenag Himbau Shalat Istisqa

Jakarta – Kemarau panjang yang terjadi saat ini menyebabkan kekeringan di berbagai daerah. Bukan hanya lahan pertanian yang terancam gagal panen, namun di beberapa wilayah sudah mulai kesulitan air bersih.

Menurut Direktur Tanggap Darurat BNPB, Junjungan Tambunan, kemarau panjang ini telah berdampak setidaknya di delapan provinsi seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara. BNPB pun telah menyiapkan angaran sebesar 75 milyar untuk mengatasi kekeringan ini.

Berbagai upaya masih terus dilakukan oleh masing-masing provinsi, khususnya untuk penanganan air bersih dan air minum. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Wibowo Eko Putro meyampaikan bahwa lahan pertanian di Jawa Timur yang sudah kering kerontang saat ini telah mencapai lebih dari 20.908 hektar.

Di wilayah Sumatera dan Kalimantan, kekeringan juga telah menyebabkan kebakaran hutan yang cukup luas. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) menghantui warga.

Menyikapi kondisi kemarau panjang ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menghimbau agar kita melakukan shalat istisqa (memohon diturunkan hujan). Dirjen Bimas Islam mengeluarkan seruan tertulis, mengajak para ulama, ormas Islam dan Imam masjid mengadakan shalat istisqa berjama’ah di wilayahnya masing-masing agar kekeringan serta asap yang melanda beberapa wilayah dapat segera hilang dan turun rahmat Allah SWT. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...