Kenapa Sulit Menerima Perbedaan?

Perbedaan di antara manusia adalah sebuah keniscayaan. Artinya perbedaan adalah sesuatu yang normal dan manusiawi sebagai salah satu ketetapan Allah SWT.

”Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.“ (Q.S Al-Rum ayat 22).

Sering kita jumpai perbedaan menyulut perselisihan. Hal sepele tidak jarang menjadi sumber pertengkaran. Jika perbedaan adalah bagian dari kebesaran Allah, lantas kenapa justru membuat kita bertengkar?

Pertengkaran bisa muncul akibat perbedaan dalam memandang sebuah persoalan. Persoalan kecil bisa menjadi besar akibat tidak bisa menerima pandangan atau pendapat orang lain.

Merasa paling benar sendiri lalu orang lain harus mengikuti pendapatnya adalah awal bencana. Memang bukan hal mudah untuk menjadi pribadi yang mampu memahami orang lain dengan cara pandang berbeda.

Sudut pandang yang sempit akan membuat kita sulit menerima perbedaan. Sebaliknya, semakin luas cara pandang seseorang maka semakin bijak dalam menyikapi perbedaan.

Ciri orang yang memiliki cara pandang positif dengan ilmu yang luas adalah tidak mudah marah. Agar terhindar kebiasaan buruk ini, perlu memperbesar “wadah”. Seringkali kita sulit menerima pendapat orang lain karena wadah dalam diri kita kecil. Bagaimana bisa menerima pendapat orang lain jika wadah kita kecil dan sudah penuh?

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...