KH Arief Ichwani: Karena Berkah Pangersa Abah Kita Disatukan di Suryalaya

Tasikmalaya – Pagi ini (12/10) Pesantren Suryalaya mengadakan Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani qs di Masjid Nurul Asror, Tasikmalaya Jawa Barat. Manaqib adalah amaliah bulanan yang dilakukan jamaah Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya untuk meneladani kesalehan serta keutamaan ilmu dan amal para kekasih Allah SWT. Dan, keteladanan yang diambil adalah kisah Syaikh Abdul Qadir al-Jailani qs.

Kata manaqib berasal dari kata “manqabah” yang berarti kisah keteladanan. Pelaksanaan manaqib tidak hanya di Pesantren Suryalaya, namun dilakukan di berbagai daerah dimana pengamal TQN PP Suryalaya berdomisili. Untuk pelaksanaan di Pesantren Suryalaya setiap tanggal 11 bulan Islam.

“Beberapa wakil talqin yang tampak hadir antara lain KH. Zaenal Abidin Anwar dan KH. Sandisi dari Tasikmalaya, KH. Wahfiudin Sakam dari Jakarta, KH. Nur Muhammad Soeharto dari Kalimantan Barat, KH. Sirojudin Ruyani dari Tangerang, KH. Trang Isya dari Malaysia,” ujar Anis kontributor TQNNews yang sedang berada di lokasi.

“Sedianya yang terjadwal ceramah adalah KH. Abdul Manaf dari Malaysia. Karena ada halangan maka KH. Arief Ichwani yang menggantikan beliau,” ujar Ia menambahkan.

Dalam ceramahnya KH. Arief Ichwani mengingatkan kembali pesan Guru Mursyid untuk terus berpegang kepada tali Allah dan tidak bercerai berai. “Kita patut bersyukur karena berkah Pangersa Abah kita dapat terus berkumpul dan bersatu di Suryalaya. Ada yang dari Jawa, Jakarta, Kalimantan, Singapura, Malaysia. Wa’tasimu bihablillahi,” jelas wakil talqin dari Bandung.

Ia pun menambahkan saat ini Manaqib di Suryalaya semakin bertambah ramai dari waktu ke waktu dan parkir kendaraan sudah di mana-mana. “Teruslah istiqamah mengamalkan dzikir yang telah diajarkan oleh Pangersa Abah. Insya Allah kita selamat dunia-akhirat,” ujar KH. Arief Ichwani. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...