KH. Wahfiudin Sakam: Sudah Seharusnya Pengurus JATMAN Bertarekat

JATMAN Idarah Ghusniyyah Bekasi Selatan menggelar Halaqah & Mudzakarah pada Senin malam (14/06/2021) di Masjid Al Hidayah Cikunir, Bekasi Jawa Barat.

Dalam kajian yang bertemakan Pengenalan Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nadhliyyah, KH. Wahfiudin Sakam menjelaskan terkait pentingnya belajar dzikir dan mengambil bai’at atau talqin kepada Guru Mursyid yang musalsal (sanadnya bersambung) dan sudah seharusnya pengurus JATMAN itu bertarekat.

Sudah-Seharusnya-Pengurus-JATMAN-Bertarekat-2
Kiai Wahfiudin sedang memberikan kajian ketasawufan. (Foto: Anis)

Apa yang disampaikan oleh mantan pimpinan tertinggi ekskutif JATMAN itu sangat wajar. Karena Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) adalah asosiasi pengamal tarekat yang mu’tabarah atau terakreditasi. JATMAN adalah forum silaturahim sesama pengamal tarekat yang salah satu tujuannya ialah menyebarluaskan dan mengajarkan ajaran tarekat.

Wakil Talqin Abah Anom tersebut menyampaikan materi MDMI (Mengenal Diri Menggapai Ilahi) dan menyampaikan talqin dzikir kepada pengurus JATMAN yang belum bertarekat. Sekitar seratus jamaah juga turut mengikuti prosesi talqin dzikir dengan khidmat.

Sudah-Seharusnya-Pengurus-JATMAN-Bertarekat-3
Penjelasan sebelum talqin dzikir. (Foto: Anis)

Acara yang berlangsung ba’da shalat Isya hingga jelang tengah malam tersebut dihadiri oleh Mudir dan Rais JATMAN Idarah Ghusniyyah Bekasi Selatan.

“Ada tiga tarekat di JATMAN Idarah Ghusniyah Bekasi Selatan, TQN Suryalaya, Tarekat Tijaniyah dan Tarekat Syadziliyah,” tutur Anis Lukmanul Hakhim kontributor TQNNews di lapangan.

Rekomendasi
Komentar
Loading...