KH. Wahfiudin: Sambungkan Diri Dengan Allah

Jakarta – Setelah khaul Syaikh Mursyid KH Ahmad Shahibul Wafa Tajul ‘Arifin qs dan Manaqib Syaikh Abdul Qadir Jailani qs, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Wakil Talqin TQN Suryalaya, KH Wahfiudin Sakam.

Dalam pembukaannya KH Wahfiudin mengajak jama’ah yang hadir untuk dzikir jahri dan khafiy.

Beliau menyampaikan bahasan tentang Ilah. Ilah berasal dari kata “alaha” yang artinya; Menyembah, Memuja, Memuliakan, Mengagungkan.

Selain itu ilah juga berasal dari kata “laha” yang artinya; Mencintai, Merindui, Mendamba.

“Saat kita sedang berdzikir Laa ilaaha illallaah, bukan semata-mata mengucapkan dengan mulut. Lakukanlah dengan merasakan, membuang serta menyingkirkan ilah-ilah palsu.” ungkap beliau.

Ketua YSB Korwil DKI Jakarta ini juga menambahkan, Abah Sepuh dan Abah Anom menjadi magnet yang kuat bagi semesta karena beliau tersambung dengan Allah. Segala aktivitas yang dijalankan selalu diiringi dengan dzikrullah.

KH Wahfiudin juga menyampaikan bahwa tugas kita yang paling utama adalah membersihkan dan memantaskan diri untuk mendapat hidayah Allah. Menyiapkan diri untuk tunduk menjadi hamba Allah agar diperjalankan-Nya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...