Kiprah LDTQN Jakarta Tingkatkan Kompetensi dan Jaringan Dakwah

Jakarta – Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin MA., menekankan pentingnya penceramah memiliki strategi berdakwah dan literasi yang kuat di era digital. Hal ini dikemukakan saat menyampaikan materi dalam Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan Pertama yang diadakan Kementerian Agama.

“Kalau wawasan literasi kuat, materi dakwah akan beragam dan dapat menjawab segala aspek masalah kehidupan,” ujarnya.

Program yang diadakan di Hotel Golden Boutique, pada 29 Sept – 1 Okt 2020 ini diikuti 100 penceramah dari berbagai ormas Islam. Termasuk LDTQN DKI Jakarta yang menyertakan ketua dan wakil ketuanya, Ust. H. Handri Ramadian SE., MM., dan Ust. Andhika Darmawan.

“Keikutsertaan kami untuk memudahkan kiprah LDTQN Pontren Suryalaya Provinsi DKI Jakarta menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dalam rangka membuktikan kebajikan yang timbul dari kesucian untuk kejayaan agama & negara,” ujar Andhika.

Rencananya program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama akan disusul dengan angkatan kedua dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang.

“Total nanti akan ada 8.000 penceramah di tingkat daerah, dan 200 di tingkat pusat,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Juraidi.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...