Masjid At-Tira Kenalkan TQN Melalui Olahraga Bulutangkis

Kotamobagu – Sejak didirikan pada Januari 2015, Masjid At-Tira menjadi pusat dakwah TQN Pontren Suryalaya di Sulawesi Utara, khususnya di Kotamobagu. Berbagai program untuk mengenalkan dan memperluas dakwah tarekat telah dilakukan dibawah kepemimpinan H. Alfian.

Kini semakin banyak ikhwan di Kotamobagu yang mengamalkan dzikir, tidak terkecuali anak-anak muda. Alfian mengatakan dakwah ke generasi muda bisa melalui berbagai macam cara. “Salah satunya dengan pendekatan olahraga,” ujar putra pertama pasangan H. Anhar Arisa dan Hj. Nurmiati Laili.

Awal bulan tepatnya (7/4), pengurus masjid meresmikan penggunaan lapangan bulutangkis yang dibangun di depan area masjid. “Awalnya kami berpikir bagaimana halaman parkir masjid bisa dimanfaatkan. Lalu keluar ide pembangunan lapangan bulutangkis,” ujar Alfian melalui pesan singkat.

Alfian berharap lapangan bulutangkis yang dibangun bukan hanya mempererat silaturrahim antar ikhwan, namun juga menjaring anak-anak muda untuk mengenal TQN dan mengamalkannya. “Jadi selain aktifitas dzikir ada juga olahraganya. Budi utama jasmani sempurna, cageur bageur,” sambungnya.

Selain lapangan bulutangkis, pengurus TQN di Kotamobagu juga merencanakan penyediaan tenis meja. “Mohon doa agar dapat terlaksana. Semoga semakin banyak anak-anak muda yang tertarik belajar dzikir melalui pintu olahraga.”

Alfian menambahkan untuk bulan Ramadan lapangan bulutangkis tetap akan dibuka. “Insya Allah kita buka selepas shalat taraweh dan khataman,” pungkasnya.

Masjid At-Tira yang beralamat di Fajar Bulawan, Mogolaing, Kotamobagu, Sulawesi Utara adalah wakaf dari keluarga almarhum H. Anhar Arisa. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...