Mengasah Rasa Ingin Tahu Anak Dalam 5 Cara

Salah satu hal penting dalam masa tumbuh kembang anak adalah rasa ingin tahu. Semakin besar rasa ingin tahu anak memungkinkannya untuk semakin banyak belajar hal baru.

Rasa ingin tahu yang besar pada anak jika diarahkan dengan tepat akan membentuk kepribadiannya yang mandiri dan bisa memecahkan masalah. Rasa ingin tahu anak juga berperan dalam menumbuhkan kreativitas dan memunculkan inovasi.

Lalu bagaimana cara orang tua mengasah rasa ingin tahu anak agar bisa terarah dengan tepat?

Pertama, orang tua mempersiapkan diri
Anak biasanya akan bertanya mengenai sesuatu yang menarik baginya. Maka sebagai orang tua berikanlah jawaban sederhana yang juga mudah dipahami. Namun jika orang tua tidak mengetahui jawabannya, ajak mereka untuk mencari jawabannya secara bersama-sama.
Kedua, ajak anak untuk berdiskusi
Mengobrol dengan anak sambil menunjukkan padanya rasa ingin tahu kita. Buat pertanyaan yang memantiknya untuk mendiskusikannya. Jika anak terbiasa dengan diskusi, ia akan selalu terdorong untuk mempertanyakan sesuatu dan mencari jawabannya. Misalnya dengan mentadabburi ayat al Qur’an. Dengan begitu pengetahuan anak akan bertambah dan terbangun rasa ingin tahunya.
Ketiga, biasakan gunakan pertanyaan terbuka
Saat kita bertanya pada anak, gunakan pertanyaan terbuka. Jadi tidak hanya memiliki satu jawaban seperti iya atau tidak, benar atau salah, bisa atau tidak bisa. Misalnya bagaimana mobil ini bisa berjalan? Berikan anak kesempatan untuk menjawab sesuai pengetahuan dan imajinasinya.
Keempat, libatkan anak dalam kegiatan sehari-hari
Saat diberi kesempatan untuk terlibat dengan aktivitas yang dilakukan orang dewasa, anak akan banyak belajar sambil praktik. Namun tentukan aktivitas yang sesuai kemampuan anak. Misalnya ketika memasak, maka orang tua dapat memberikan aktivitas yang bisa dilakukan anak seperti mencuci sayur dan lain sebagainya.
Kelima, dorong kreativitas anak
Setiap anak perlu dikenalkan dengan arena atau lingkungan belajar yang bervariasi. Misalnya orang tua bisa mengajak anak ke tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi. Selain itu sediakan alat-alat bermain seperti balok, air, pasir, pot, dan aneka bahan seni dan keterampilan lainnya. Berikan kesempatan pada mereka untuk mengikuti rasa ingin tahunya tentang cara bermain yang berbeda dengan benda-benda tersebut. Hal tersebut akan mengeksplorasi kreativitas dan imajinasinya.

Menumbuhkan rasa ingin tahu anak sebenarnya untuk mendorong kreativitas anak dan membantunya menjadi mandiri. Oleh karena itu tidak bisa dilepaskan dari observasi kita terhadap anak dan orientasi fitrah tauhid anak. Sehingga anak dalam setiap aktivitasnya termasuk rasa ingin tahunya selalu diarahkan untuk terhubung dengan Allah Swt yang Maha Pencipta, Maha Kasih dan Maha Mengatur alam raya.

Rekomendasi
Komentar
Loading...