Mengenal Fitur Parental Control YouTube, Instagram dan TikTok

Seiring dengan perkembangan zaman, anak-anak sejak kecil sudah diizinkan orang tua untuk mengonsumsi konten digital melalui gadget. Bisa jadi karena alasan agar anak cerdas digital atau memang mengalihkan anak agar tidak menangis atau alasan lainnya. Yang jelas fenomena ini sudah terjadi jamak di tengah keluarga kita.

Namun sering kali akibat kelalaian orang tua, anak sangat berpotensi untuk melihat konten yang tidak sesuai dengan usianya. Bahkan tak jarang konten negatif itu bisa membahayakan perkembangan anak.

Karena keterbatasan dalam mengawasi anak, orang tua perlu mengenal platform yang dikonsumsi anak lebih dengan lebih baik. Salah satunya mengenal fitur parental control dalam setiap platform.

YouTube
Dikutip dari narasitech, Google selaku pemilik You Tube pada 6 September 2020 telah meluncurkan aplikasi YouTube Kids di Indonesia. YouTube adalah salah satu platform yang paling banyak dikonsumsi oleh anak-anak. (Foto: FreePik)

Aplikasi YouTube Kids ini memang sengaja dibuat khusus untuk mengumpulkan konten yang menarik serta ramah untuk anak-anak dan keluarga.

Selain itu Google juga meluncurkan fitur konten yang disetujui orang tua. Lalu bagaimana cara mengaktifkan fitur ini? Begini caranya:

  1. Buka pengaturan
  2. Buka profil anak dan pilih “hanya konten yang disetujui”.
  3. Setelah itu, orang tua bisa memilih video atau saluran untuk anak-anak mereka.

Selain memiliki fitur Parental Control, YouTube Kids juga memiliki fitur-fitur lain yang bisa digunakan. Seperti memblokir konten, membatasi waktu tonton anak, memilih preferensi konten: pra sekolah (4 tahun ke bawah), lebih muda (5-7 tahun), lebih dewasa (8-12 tahun) dan menonaktifkan fitur pencarian

Instagram
Instagram juga meluncurkan parental control. Sehingga orang tua bisa mencari tahu detail mengenai fitur-fitur untuk menjaga keamanan anak. (Foto: FreePik)

Fitur Pengaturan Privasi

  1. Privasi akun: fitur kendali untuk menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh melihat posting-an dan berinteraksi dengan akun mereka.
  2. Blokir: fitur kendali untuk memblokir akun-akun yang tidak pantas atau saat mereka tak ingin lagi berinteraksi dengan akun tersebut.

Fitur Pengaturan Interaksi

  1. Kontrol komentar: fitur kendali untuk menentukan siapa saja yang dapat mengomentari posting-an mereka di Instagram.
  2. Filter komentar: fitur untuk menyaring kata-kata yang bisa atau tidak bisa ditampilkan di kolom komentar akun Instagram mereka.

Fitur Pengaturan Waktu

  1. Dashboard aktivitas Anda: fitur informasi mengenai waktu yang telah mereka habiskan di Instagram.
  2. Setel pengingat harian: fitur pengaturan batas waktu yang dialokasikan untuk menggunakan Instagram.
TikTok
TikTok juga meluncurkan parental control bernama Family Pairing, sehingga akun orang tua bisa mengawasi akun anak. (Foto: FreePik)

Fitur ini bisa mengatur hal-hal berikut:
Manajeman waktu layar: mengatur berapa lama anak dapat menghabiskan waktu di TikTok setiap harinya
Mode terbatas: membatasi tampilan konten yang mungkin tidak pantas untuk anak-anak.
Pesan langsung: membatasi siapa yang yang dapat mengirim pesan langsung ke akun yang terhubung atau mematikan pesan langsung.

Lalu bagaimana cara mengaktifkan fitur parental control TikTok?

  1. Buka TikTok di kedua ponsel (ponsel orang tua dan ponsel anak)
  2. Buka profil di kedua ponsel dan scroll ke bawah ke “kesejahteraan digital”.
  3. Klik pada “pasangan keluarga”, pilih apakah ponsel dewasa atau remaja.
  4. Pada ponsel orang dewasa, pindai kode QR yang ada di ponsel anak.
  5. Sekarang akses ke semua fitur keamanan aktif dan dilindungi oleh kata sandi.

Anak sebagai amanah dari Allah Swt perlu mendapat pendidikan dan pengasuhan yang sejalan dengan fitrahnya. Maka memahami fitur keamanan dalam platform digital yang menjadi kesukaan anak tidak bisa dihindari. Ini bagian dari usaha yang dilakukan orang tua agar anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntunan agama, yakni agar sehat secara lahir batin.

Rekomendasi
Komentar
Loading...