Pemkab Sukabumi Lakukan Studi Banding ke LAPAS Cianjur

Sukabumi – Rombongan Pemkab Sukabumi yang terdiri dari Kepala Lapas, Ketua MUI dan Ketua Baznas mengunjungi Lapas Cianjur (17/11) untuk studi banding. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua MUI KH Zezen ZA Bazul Asyhab tiba di Cianjur sekitar pukul 13:00, disambut oleh Wakil Kepala Lapas beserta Ketua MUI dan Kabag Kesra Pemda Cianjur.

Menurut Kepala Lapas Sukabumi, Risman Soemantri, kunjungan ini adalah upaya Lapas Sukabumi untuk belajar tentang konsep pesantren At- Taubah yang sukses dilakukan oleh Lapas Cianjur. “Kami berencana menerapkannya di Sukabumi,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Lapas Cianjur mengungkapkan jika Pesantren At-Taubah Lapas Cianjur terbentuk bulan Mei 2012 dipimpin oleh KH. T. Muhtar Ghozali. “Semenjak berdirinya pesantren, kesan seram lapas memudar, karena aktivitas narapidana membuat lingkungan positif. Saat ini jumlah santri di lapas 676 orang,” tegasnya.

Menurutnya, pola pembinaan yang dilakukan di Lapas Cianjur adalah dengan membentuk kepribadian dan kemandirian. Untuk kepribadian, Lapas Cianjur bekerjasama dengan MUI. ” Ada sekitar 36 ustadz yang secara bergantian membimbing santri. “kegiatannya antara lain, shalat dan dzikir berjama’ah, shaum, belajar membaca qur’an, istighatsah dan shalawat serta pembinaan imam masjid,” sambungnya.

Sementara untuk kemandirian Lapas Cianjur bekerjasama dengan Bazda. Pelatihan yang diberikan seperti, ternak ayam, menjahit, serta service motor. Setelah keluar dari lapas, santri mendapatkan ijazah lalu dititipkan oleh petugas lapas kepada tokoh masyarakat agar dapat diberdayakan di daerahnya.

Setelah mengunjungi Lapas Cianjur, rombongan Pemkab Sukabumi melanjutkan perjalanan menuju Tasikmalaya. Rencananya mereka akan belajar bagaimana merehabilitasi korban narkoba di Pondok Inabah, Pesantren Suryalaya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...