Persatuan Muballigh Batam Gelar Pelatihan Selama 2 Hari

Batam – Persatuan Muballigh Batam (PMB) selama dua hari (23/3 – 24/3) menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan untuk 80 kader muballigh se-kota Batam. Kegiatan yang dihelat di aula Gedung Walikota Jl. Raja H. Fisabilillah No.1, Tlk. Tering, Kota Batam, Kepulauan Riau menghadirkan Wakil Ketua Komisi Pendidikan & Kaderisasi MUI Pusat, KH. Wahfiudin Sakam.

Menurut Ketua PMB, Ust. Zulkarnain Umar, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan profesionalitas muballigh. “Dua hal ini penting dimiliki muballigh karena muballigh bukan hanya ceramah di mimbar namun berperan aktif dalam perubahan yang terjadi di masyarakat.” pungkasnya. Ia juga menambahkan jika PMB sangat serius dengan pembinaan muballigh, maka secara khusus mendatangkan KH Wahfiudin Sakam, ulama yang aktif di lembaga dakwah PBNU.

Di hari pertama, KH Wahfiudin menyampaikan materi membangun integritas. Ia menegaskan jika muballigh harus kuat memegang prinsip-prinsip moral. “Perubahan yang terjadi begitu cepat saat ini menuntut muballigh harus siap menempa dan menyesuaikan diri dengan tetap berpegang teguh terhadap norma dan moralitas,” ungkapnya saat menyimpulkan simulasi broken square.

Di hari kedua, Wakil Talqin TQN Suryalaya ini mengajak peserta menghindari sikap ghaflah. Sikap lalai, acuh dan tidak peduli ini bisa menjadi faktor penghambat kemajuan umat. Cara untuk menghindari sikap ini adalah dengan mengoptimalkan potensi qalbu. “Di dalam qalbu , Allah telah isikan potensi kecerdasan dan kesadaran. Dengan melakukan dzikir dan fikir yang seimbang, Insya Allah potensi qalbu akan teroptimalkan, tutupnya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...