Perwakilan Wonosobo Gelar Kajian Tasawuf

Perwakilan Wonosobo Gelar Kajian Tasawuf

Wonosobo – Sabtu (1/12) Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya, Perwakilan Wonosobo mengadakan Manaqib Syaikh Abdul Qadir Al Jailani sekaligus Kajian Tasawuf bersama KH. Wahfiudin Sakam di Pondok Pesantren Al Kautsar, Kedewan, Kertek, Wonosobo Jawa Tengah.

Manaqib diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Muhammad Haris, pembacaan tanbih oleh Hidayat, tawasul oleh KH. Musthafa, dan pembacaan Manaqib oleh Kiai Muzamil serta doa oleh KH. Nur Shadiq pengasuh Ponpes Al Mashruf.

KH. Mahbub mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kiai Wahfi beserta tim yang menyempatkan diri di tengah kesibukan. Juga kepada KH. Mushtafa beserta keluarga selaku shahibul bait dan seluruh panitia.

Beliau juga mengumumkan agenda safari dakwah serta mengenalkan JATMAN kepada jamaah yang mayoritas pengamal tarekat TQN PP Suryalaya. “Ikhwan di sini amat menantikan tausiyah dari Kiai Wahfi,” ungkap Ketua YSB PP Suryalaya Perwakilan Wonosobo saat memberi sambutan.

Usai shalat zuhur dan zikir berjamaah, Kiai Wahfiudin langsung menyampaikan kajian tasawuf di Mushalla Al Kautsar yang berada dalam Komplek Ponpes Al Kautsar.

Wakil Ketua Komisi Pendidikan & Kaderisasi MUI Pusat ini menjelaskan tentang pengertian zikir dan bagaimana mengaplikasikan zikir dalam setiap aktivitas dan profesi. “Gunakan zikir untuk belajar, gunakan untuk berdagang, gunakan dalam kehidupan sehari-hari” ucap wakil talqin Abah Anom

Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa manfaat berzikir selain untuk membersihkan qalbu dan membentengi diri dari godaan syaitan sebagaimana dalam surat al Araf ayat 17. Dengan zikir pulalah seseorang terhubung dengan Allah dan mengantarnya menjadi manusia yang bermanfaat. “Hidup itu harus memberikan manfaat untuk orang lain, hidup itu harus berkarya,” tegas Mudir Aam JATMAN.

Usai rehat siang Ustadz H. Handri Ramadian melanjutkan materi tasawuf tentang konsep diri manusia yang bukan hanya terdiri dari tubuh biologis dan qalbu menjadi inti dari ruh manusia. Saat ini kajian masih berlangsung. (Eep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.