Rangkaian Milad Pontren Suryalaya ke-115

Tasikmalaya – Akhir pekan ini, tepatnya Ahad (5/9) Pesantren Suryalaya berusia 115 tahun. Pondok yang kini dikenal dengan pusat pengembangan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) didirikan Syekh Abdullah Mubarak bin Nur Muhammad (ra) pada 7 Rajab 1323 H atau 5 September 1905.

Milad diperingati setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pesantren. Tidak terkecuali tahun ini meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19. Perayaan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak kemarin dengan mengadakan Lokakarya Citanduy Ngaruy. Kegiatan dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi pedesaan yang berwawasan lingkungan untuk mencerdaskan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hari ini adalah kegiatan yang dinantikan oleh masyarakat, Pawai Natura. Kegiatan ini telah berlangsung sejak lama, saat Milad Pesantren Suryalaya ke-60. Pawai Natura adalah ungkapan rasa syukur masyarakat atas kehadiran Pesantren Suryalaya.

Biasanya masyarakat dari berbagai desa berpartisipasi menyumbangkan natura (hasil bumi) untuk berbagai kebutuhan dalam penyelenggaraa milad. Pawai natura berlangsung hingga besok. Pihak pondok mempersilahkan ikhwan untuk melaksanakan natura dengan pembatasan jumlah orang per dusun untuk menghindari kerumunan yang terlalu banyak.

Kegiatan utama akan digelar pada jumat dan sabtu. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan pihak pondok, panitia telah menyiapkan kegiatan sunatan massal dan santunan, webinar eco pesantren bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Haol Pangersa Abah dan qasidah malam. Acara diakhiri dengan seremonial tasyakur milad.

Seluruh rangkaian kegiatan diliput secara langsung dan dapat disaksikan di www.suryalaya.org agar ikhwan yang tidak dapat datang ke Suryalaya dapat mengikutinya.
Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...