Safari Dakwah Sumsel

Palembang – Tim yang terdiri dari KH. Wahfiudin Sakam, Ust. H. Handri Ramadian, Anis LH dan Hendra Yudha (TQNNews) pada tanggal 11 – 14 Agustus 2017 melakukan safari dakwah ke daerah Sumatera Selatan tepatnya di kota Palembang, Sungai Lilin dan Pulau Rimau. Fokus safari dakwah seperti biasanya adalah melakukan pendalaman tentang ketasawufan dan ketarekatan kepada para muballigh di daerah khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya.

Perjalanan dakwah dimulai di Sungai Lilin yang jaraknya sekitar 3 – 4 jam dari kota Palembang dengan mengadakan manaqib dikediaman salah seorang ikhwan TQN H. Ali Imran yang dilanjutkan dengan kajian-kajian pendalaman setelah manaqib. Jama’ah yang hadir sebagian besar para asatidz lokal yang sudah mendapatkan talqin dzikir TQN sebelumnya.

Hari kedua tim melanjutkan perjalanan menuju Pulau Rimau dengan menempuh sekitar 4 jam perjalanan. Daerah Pulau Rimau dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit dan belum begitu banyak penduduknya. Kegiatan yang dilaksanakan di Pesantren Darul ‘Ulum pimpinan KH. Ali Mahmudi adalah kursus tasawuf selama dua hari dengan peserta para asatidz lokal dan beberapa tokoh masyarakat kurang lebih sekitar 40 orang. KH. Ali Mahmudi adalah seorang perantau dari Jawa Tengah yang datang sekitar tahun 80an lalu mulai membuat pesantren sederhana pada 1995 dan hanya diikuti oleh dua orang santri saja, hingga saat ini santri sudah ada sekitar 300 orang lebih dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan.

Kegiatan kursus tasawuf berakhir ba’da ashar keesokan harinya tanggal 13 Agustus, dan tim Safari Dakwah melanjutkan perjalanan menuju kota Palembang dengan menempuh 3 jam perjalanan untuk beristirahat sebelum melanjutkan kegiatan keesokan harinya.

Hari keempat kegiatan safari dakwah dimulai di pesantren Muqimus Sunnah yang didirikan oleh almarhum KH. M. Zen Syukri (10 okt 1919 – 22 mar 2012) seorang tokoh NU dan pernah menjabat sebagai Ketua NU di Sumsel, beliau juga memiliki banyak majelis dan fokus pada bidang tauhid. Setelah sepeninggalan beliau pesantren dikelola oleh putrinya Hj. Izzah Zen Syukri. Di pesantren ini KH. Wahfiudin memberikan motivasi dan pemahaman tasawuf kepada sekitar 200 orang santrinya.

Menjelang sore hari tim menuju kecamatan Talang Jambe di pesantren Aulia Cendikia pimpinan KH. Hendra Zainuddin dari TQN Chalwani yang juga pengurus JATMAN Sumsel. Kegiatan ini sekaligus ajang silaturrahim dengan pengurus dan beberapa anggota JATMAN Sumsel, dilanjutkan dengan kajian tasawuf dengan melibatkan para santri hingga maghrib. Keesokan harinya tim safari dakwah kembali ke jakarta. (Hen)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...