Salah, Dakwah Lewat Sepakbola

Jakarta – Siapa yang tidak kenal Mohamed Salah, bintang sepakbola salah satu klub di Liga Inggris, “The Reds” Liverpool. Pria kelahiran Mesir 15 Juni 1992 ini tengah menjadi sorotan semenjak debutnya di klub yang bermarkas di Anfield Stadion.

Salah dibeli dari AS Roma musim panas tahun lalu dengan biaya transfer 37 juta pounds atau setara Rp670 miliar. Walaupun posisinya bukan striker murni, winger yang kerap selebrasi sujud syukur selepas mencetak gol ini menjadi pencetak gol terbanyak di musim 2017/2018 setelah Harry Kane, dari Tottenham Hotspur hingga pekan ke-27. Kane 23 gol dan salah 22 gol.

Ia mulai merumput di Eropa pada 2012 bersama klub Swiss, FC Basel. Setelah itu ayah dari Makka ini mencoba peruntungan di Liga Inggris. Debut awalnya bersama Chelsea kurang menggembirakan, hasilnya ia dipinjamkan ke Fiorentina dan AS Roma, Liga Serie A, Italia.

Redaksi merangkum dari berbagai artikel. Salah berasal dari keluarga muslim yang taat sehingga banyak memberi pengaruh pada dirinya hingga saat ini. Pria yang bernama lengkap Mohamed Salah Ghaly ini tidak sungkan untuk menunjukkan identitasnya sebagai muslim.

Saat masih bermain untuk Chelsea ia tetap menjalani ibadah ramadhan, meskipun di Eropa saat itu sedang musim panas. Sebagai pesepakbola profesional, Salah tetap menjaga puasanya di tengah kondisi siang yang panjang dan latihan berat dua kali sehari. Begitu juga dengan ibadah lainnya seperti shalat dan membaca al-Quran. Semua itu dilakukan karena ia percaya dengan kebenaran ajaran agamanya. Ia teguh menjaganya.

Saat ini fans Liverpool mempunyai beberapa nyanyian untuk Salah. Yang menarik, salah satunya adalah apresiasi fans dengan prinsip hidup dan keyakinan Salah. Bahkan jika Salah terus mencetak gol lagi mereka akan menjadi muslim. Berikut nyanyian fans yang memiliki anthem You’ll Never Walk Alone (YNWA),

Mo Sa-lah lah lah lah lah
Mo Sa-lah lah lah lah lah
If he’s good enough for you
he’s good enough for me
If he scores another few
then I’ll be Muslim too

If he’s good enough for you
he’s good enough for me
Sitting in a mosque
That’s where I wanna be
Mo Sa-lah lah lah lah lah

Itu memang hanya sebuah nyanyian, wujud kebanggaan fans dengan performa dan akhlak Salah. Mereka pun sangat mungkin untuk memeluk Islam. Salah telah membawa angin segar bagi Indahnya Islam di bumi Eropa. Islam adalah bekerja memberikan yang terbaik bagi semua.

Salah telah menambah daftar catatan pesepakbola muslim profesional yang taat dan memiliki performa yang baik di Eropa. Salah, dakwah lewat sepakbola. Bagaimana dengan kita? (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...