Sehari Bersama HATAM, 30 Disabilitas Netra Berhasil Menghafal Surat Al Muzzammil

Jakarta – Sebanyak 30 disabilitas netra yang tergabung dalam Yayasan Roudhotul Firdaus hari ini, Selasa (29/9) mengikuti Pelatihan Menghafal Quran di TQN Center Masjid Al-Mubarak, Rawamangun, Jakarta Timur.

Acara yang dinamakan dengan FIRDAUS SEHAT atau Sehari Bersama Hatam ini dibuka oleh ketua yayasan, Sumanto.

“Dari dulu kami ingin mengadakan Pelatihan Menghafal Quran. Alhamdulillah bersama HATAM akhirnya kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Terima kasih kepada para sponsor yang mendukung kegiatan ini. PT. JIEP, BAZNAS, Dapur Leha Jakarta dan TQN Center. Semoga Allah membalas segala kebaikannya,” terang Sumanto.

HATAM (Hafal Tanpa Menghafalkan) adalah metode menghafal Al-Quran secara mudah, efektif dengan kualitas hafalan yang kuat dan benar. HATAM juga mengembangkan aplikasi berbasis android dan iOS untuk memudahkan masyarakat bisa menghafal quran di sela-sela kesibukannya.

Sebelum pelatihan dimulai, seluruh peserta menerima talqin dzikir dari KH. Wahfiudin Sakam.

“Bapak, ibu telah mendapatkan talqin dzikir dari Guru Mursyid Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul ‘Arifin (qs). Saya hanya wakil talqin yang ditugaskan untuk menyampaikan. Amalkan dengan baik dua dzikir yang telah didapatkan, dzikir jahar dan dzikir khafi. Jangan pernah dilepas, jangan pernah kagum dengan yang lain, hanya kagumlah pada Allah SWT.” Jelas Kyai Wahfi.

Pendiri HATAM, Ust. H. Abdul Latif memotivasi peserta untuk terus istikamah mengamalkan dzikir dan menghafal quran.

“Waktu kecil, saya bisa hafal juz amma tanpa menghafalkannya. Karena, ketika saya sedang main, orang tua saya sering memutar kaset berisi surat-surat dalam quran. Metode ini yang selanjutnya saya kembangkan menjadi HATAM,” paparnya saat menyampaikan materi.

Acara berakhir sebelum ashar dengan total pelatihan 6 jam. Para peserta dalam satu hari ini berhasil menghafalkan QS. Al-Muzammil sebanyak 9 ayat atau 5 baris Al-Quran. Selanjutnya akan diadakan pembinaan rutin.

“Insya Allah ke depan kami akan melanjutkan ke jenjang berikutnya, yaitu Kompetisi Tahfidz ‘KOTA MEKAH’ yang merupakan kepanjangan dari Kompetisi Tahfidz Menggunakan Aplikasi Hatam. Semoga kami mendapatkan dukungan dari para donatur dan sponsor untuk acara berikutnya,” pungkas Sumanto.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...