Selamat Datang 2021, Cegat Masa Depan Dengan Inovasi

Besok kita memasuki tahun 2021. Sebagian orang berpendapat tahun 2020 seperti roller coaster. Ketika pandemi Covid-19 melanda, masyarakat dunia tersentak, banyak rencana buyar sebelum dijalankan. Terjadi perubahan besar dalam aktivitas keseharian.

Perusahaan menyesuaikan kembali target tahunan, karyawan work from home. Sekolah dilakukan secara daring, siswa learn from home. Rumah ibadah ditutup untuk sementara waktu, masyarakat melakukan ibadah di rumah atau pray from home dan majelis taklim dilakukan secara virtual. Semua diarahkan stay at home.

Kini, setelah 9 bulan lebih masyarakat menyesuaikan aktivitas dengan kebiasaan baru. Termasuk kemunitas pengamal tarekat seperti TQN Pontren Suryalaya.

Pandemi Covid-19 mampu mempercepat adopsi layanan dakwah digital. Awalnya banyak orang yang terpaksa, kini menjadi terbiasa. Tarekat akan berkembang secara masif jika para aktivis dakwahnya mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. (Foto: FreePik)

Wakil Talqin TQN Pontren Suryalaya KH Wahfiudin Sakam mengatakan saat ini dan mendatang, dua pertiga penduduk NKRI adalah kaum milenial yang akan menentukan nasib bangsa ini. Di saat bersamaan, kehidupan semakin cepat berubah terseret oleh kekuatan MODAL dan TEKNOLOGI (khususnya InfoTech dan BioTech).

“Milenial yang akan sukses adalah yang mampu independen dalam berfikir kritis, sistematis, dan konseptual disertai dengan integritas yang kokoh,” terang Kiai Wahfiudin.

Kekuatan massa tidak menjamin pasti bisa mewujudkan kesejahteraan bagi umat. Terlebih lagi jika pendidikan relatif masih rendah. (Foto: FreePik)

Menurut Kiai Wahfi kelompok milenial perlu diberikan porsi lebih besar pada pembangunan Pendidikan Engineering dan Kesejahteraan Ekonomi melalui Entrepreneurship.

Mengamini pernyataan Kiai Wahfi, redaktur TQNNews menambahkan milenial TQN perlu lebih berperan aktif dalam mengembangkan dakwah kekinian. “Kita melihat dengan kacamata milenial, beri mereka ruang dan dampingi mereka melakukan inovasi. Jangan ditinggal,” kata Idhan.

Dakwah tarekat tidak hanya bicara masalah amaliah dzikir, shalat dan puasa. Lebih jauh tarekat berkontribusi aktif menyelesaikan tantangan umat baik ekonomi, politik, pendidikan dan sebagainya.

TQNNews menghadapi 2021 dengan penuh optimisme. Dibalik kekagetan masyarakat karena pandemi, banyak peluang yang bisa kita kembangkan. Milenial akan sangat berperan melanjutkan estafet dakwah TQN. Mereka yang akan mencegat masa depan dengan inovasi tiada henti.

Selamat datang 2021!

Rekomendasi
Komentar
Loading...