Shalat Sunnat Lisyukril Nikmat Jelang Malam 17 Agustus

Jakarta – Kemerdekaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa. Semangat jihad yang digelorakan para ulama di masa itu, memotivasi rakyat untuk berjuang demi terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemerdekaan memang tidak bisa lepas dari peran para ulama.

Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya, KH. Zaenal Abidin Anwar menghimbau seluruh ikhwan dan akhwat TQN Pontren Suryalaya untuk menyambut dan menyemarakkan kemerdekaan RI dengan memanjatkan syukur kepada Allah SWT.

Salah satu bentuk syukur adalah dengan melaksanakan Shalat Sunnat Lisyukril Nikmat, seperti tercantum dalam surat himbauan No: 016.PPS.VIII.2017 yang beliau tandatangani.

Amaliyah ini biasa dilakukan oleh Syaikh Mursyid TQN Suryalaya, KH. Ahmad Shahibul Wafa Tajul ‘Arifin qs., yang akrab disapa Abah Anom. Pelaksanaannya adalah tanggal 16 Agustus selepas shalat maghrib, dzikir harian dan ba’diyah maghrib.

Adapun pelaksanaanya 2 rakaat. Pada rakaat pertama, setelah surat al-Fatihah membaca “Yaa Hayyu Yaa Qayyuum Birahmatika Yaa Arhamarraahimiin” sebanyak 27 kali. Sedangkan pada rakaat kedua, setelah surat al-Fatihah, membaca surat at-Tiin sebanya satu kali.

Shalat Lisyukril Nikmat boleh dikerjakan sendiri-sendiri maupun berjamaah. Selesai shalat dianjurkan untuk membaca tahlil dan doa bagi para pejuang, syuhada yang gugur dalam membela dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...