Silaturahmi IAILM: Saatnya Kembali dan Berkontribusi

“Alumni sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Civitas Akademika IAILM Suryalaya memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kampus,” ujar Rektor H. Iwan Prawiranata, SE,MIB,MA, Ph.D saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Online Alumni IAILM Suryalaya.

Iwan mengingatkan kontribusi alumni dalam bentuk pemikiran, masukan, kritik, maupun finansial untuk pengembangan IAILM sangat diharapkan. Kontribusi pengembangan kampus seperti sarana prasarana, kurikulum, pembelajaran, promosi penerimaan mahasiswa baru.

Sementara itu Wakil Rektor III  Dr. H. Suhrowardi, MA dalam kesempatan tersebut menyampaikan hasil penelitian mengenai peran alumni terhadap pengembangan PT yang masih rendah. Diketahui 6 persen alumni yang aktif memberikan kontribusi, 12% mengunjungi website dan menghadiri kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di kampus, dan sisanya 82% pasif.

“Ke depan kontribusi alumni bagi pengembangan IAILM bisa lebih besar,” harapnya.

“Nilai penting alumni bisa dalam pengembangan sarana dan prasarana, dosen tamu, konsultan, narasumber, kemitraan dan kerjasama dalam pengembangan kampus, sosialisasi dan promosi kepada mansyarakat dan mahasiswa baru, evaluasi dan pengembangan kurikulum, serta pengembangan dakwah TQN PP Suryalaya.” kata Warek I Dr. H. Asep Salahudin, MA.

“Alumni yang juga santri dan ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya diharapkan dapat berperan aktif dalam mengamalkan, mengamankan, dan melestarikan ajaran TQN PP Suryalaya,” sambung Suhrowardi.

Acara dengan tema Memperkokoh Khidmat Terhadap Almamater dan Pontren Suryalaya dilakukan pada Rabu (20/5) menggunakan fasilitas video conference dan dipancarkan langsung melalui kanal FB IAILM Suryalaya.

Acara dihadiri pimpinan IAILM dan perwakilan alumni setiap angkatan. 3 orang alumni berprestasi diminta berbagi kisah sukses dalam karir dan profesi. KH. Asep Syamsudin, S.Ag (Alumni Fakultas Dakwah, Mubalig dan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat), Bahrowi, S.Ag (Alumni Fakultas Syariah, Pengusaha dan Pengurus Partai Golkar), dan Fitriani Sopayati, S.Pd (Alumni Fakultas Tarbiyah, Instructor English Course di Kampung Inggris Pare Kediri).

Dalam testimoninya mereka bangga menjadi alumni IAILM. Kampus asri di Tasikmalaya ini telah mendidik, membekali mereka dengan ilmu dan kompetensi agar dapat berkarya di tengah-tengah masyarakat.

“Alumni harus percaya diri. Banyak hal yang dipelajari di IAILM tidak ditemukan di PT lain terutama penguatan karakter berbasis tasawuf,” tegas mereka kompak. (Oyib/Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...