Suluk TQN Pontren Suryalaya

Pernah ada yang mengatakan TQN Pontren Suryalaya tidak ada suluknya. Orang dikumpulkan selama 3 hari atau 1 pekan. Tidur bersama, disekat dengan kelambu, lalu shalat, puasa dan wirid bersama. Ini penjelasan dari KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab.

Suluk di TQN Pontren Suryalaya adalah melaksanakan amalan harian, mingguan dan bulanan. Banyak di tempat lain ada kegiatan setahun sekali kumpul tapi amalan harian dan mingguannya (dzikir dan shalat) tidak hidup.

Coba kita lihat di buku tuntunan amaliah TQN Pontren Suryalaya. Untuk istiqamah menjalankan amalan harian butuh perjuangan.

Khataman setiap pekan itu suluk. Manaqiban setiap bulan sekali itu suluk. Datang ke majelis khataman dan manaqiban dengan istiqamah, mengeluarkan biaya, waktu dan sebagainya itulah suluk. Dzikir itu sendiri juga suluk.

Suluk adalah melakukan perjalanan menuju Allah. Pangersa Abah sangat bijaksana tidak membuat kegiatan suluk khusus. Beliau sudah menimbang manusia zaman sekarang ini kebanyakan sibuk. Kalau ada orang yang mengatakan saya tidak akan belajar tarekat karena sibuk, justru tarekat ini untuk orang sibuk.

Setiap hari ikhwan TQN Suryalaya melakukan suluk. Tidak perlu lagi minta amalan khusus. Yang paling khusus itu Lā ilāha illā Allāh. yang lain itu umum. Induk segala wirid, rajanya segala amalan adalah Lā ilāha illā Allāh.

Diringkas dari ceramah KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab di kanal Youtube: Salik Channel.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...