Sumpah Palsu

Ada seorang pria tengah mengalami kesusahan. Dia bersumpah, jika semua masalahnya terselesaikan, dia akan menjual rumah dan menyedekahkan uang yang diperoleh dari penjualan itu kepada fakir-miskin.

Setelah beberapa lama kemudian, semua masalah peliknya terselesaikan. Datanglah waktunya dia harus memenuhi sumpahnya, tapi dia berubah pikiran. Dia mulai merasa berat jika harus membagi-bagikan harta sebanyak itu. Pria itu berpikir keras mencari jalan keluar.

Akhirnya, dia pun mendapat ide. Dia menawarkan rumahnya seharga satu dirham. Tak hanya itu, dia pun menjual kucingnya tapi dengan harga sepuluh ribu dirham.

Tak lama kemudian, datanglah seseorang membeli rumah dan kucingnya. Setelah mendapatkan uang, dia pun memberikan satu dirham itu kepada fakir-miskin, dan menyimpan sepuluh ribu dirham itu untuk dirinya sendiri.

Demikianlah cara berpikir kebanyakan orang. Mereka memutuskan untuk berguru pada seorang mursyid. Tapi mereka mempergauli mursyidnya dengan beragam tafsiran yang menguntungkan dirinya sendiri. Selama mereka tidak menghilangkan kecenderungan ini dengan latihan-latihan spiritual yang sungguh-sungguh, mereka tidak akan beroleh apa-apa dari sang guru.

Oleh: Idries Shah

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...