Syaikh Muhammad Adil ar-Rabbani – Akhir Zaman

Bismillahir Rahmanir Rahim. Zaman kini adalah zaman akhir dari kehidupan di dunia ini. Memang harus terjadi kejadian-kejadian buruk seperti ini agar segera muncul Imam Mahdi alayhis salaam. Dan saat ini benar-benar merupakaan awalnya dari kedatangan Imam Mahdi as.

Insya Allah, waktunya tidak lama lagi bagi beliau untuk muncul. Karena kita tidak tahu sama sekali. Allah Yang Maha Mengetahui kapan waktunya munculnya Imam Mahdi as, tapi saat ini sungguh merupakan awal dari saat kemunculan Sayyidina Mahdi alayhisalaam, bisa saja sebulan lagi, mungkin juga setahun lagi, bisa juga masih bertahun-tahun lagi. Tapi saat ini adalah awalnya.

Dan mereka orang-orang yang jahat ini tak akan berbahagia diakhirat kelak. Bahkan di kehidupan dunia ini juga mereka tidak bahagia. Keadaan mereka akan memburuk, dan akan menjadi semakin lebih buruk lagi. Apakah mereka pikir mereka menjadi lebih beradab dan berbudaya dengan membuat dua gambar? Dengan memainkan dua naskah drama teater? “Kami membuat dua patung”. Ini merupakan “budaya”mereka. Ini bukan merupakan suatu yang berbudaya.

Sesuatu yang beradab akan membuat orang menjadi bahagia, membuat orang-orang melakukan kebaikan-kebaikan. Apa budaya kalian? Kebudayaan semustinya menjadikan kalian lebih beradab dan berbahagia. Bukannya malah mencari kebahagiaan dengan menggunakan narkoba. Berbagai macam obat mereka coba untuk mendapatkan kebahagiaan, dan mereka mencoba segala sesuatu yang sangat buruk agar menjadi berbahagia. Ini adalah suatu bentuk kegilaan.

Demikian juga suatu kegilaan dengan merasa berbahagia kalau melakukan perbuatan buru dan tidak melakukan sesuatu yang baik. Mereka merasa senang kalau berbuat jahat, maka siapapun yang menabur angin, dia akan menuai badai.

Inilah sebabnya mengapa ketika kalian melakukan suatu keburukan maka kalian tak akan mendapatkan suatu kebaikan sebagai balasannya bagi diri kalian. Hal ini sangat mudah difahami. Kalau kalian memikirkan hal ini maka kalian mengerti bahwa mereka melakukan sesuatu yang salah.

Kita tak bisa berkata apapun kepada mereka karena mereka tak akan menerimanya, hanya Allah Yang Kuasa untuk mengembalikan mereka kejalan yang benar. Alhamdulillah, kita sepatutnya bersyukur kepada Allah karena Allah tidak menjadikan kita seperti mereka yang buruk. Alhamdulillah.

Wa min Allah at-Tawfiq. Al-Faatihah.

Mawlana Syaikh Muhammad Adil ar-Rabbani q
25 Januari 2015- Lefke Cyprus

Sumber dari kanal FB: arief.hamdanirumi

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...