Syaikh Muhammad Fathurahman: Membangun Generasi Terbaik Bukan Urusan Kecil

Jakarta – Selasa (13/02), divisi pendidikan Tarekat Idrisiyyah bidang pendidikan dasar mengadakan syukuran atas keluarnya izin operasional Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Idrisiyyah Tamansari, Tasikmalaya, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh kepala dinas pendidikan, ketua DPRD, kapolsek, sejumlah guru dan wali murid.

SDIT Idrisiyyah Tamansari didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat  di daerah Karangsambung. Sebelumnya anak-anak yang tinggal di sana harus ke luar kampung dan berjalan lumayan jauh untuk pergi ke sekolah.

“Membangun lembaga pendidikan itu memang berat, namun sangat mulia,” ujar ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Agus Wahyudin saat menyampaikan kata sambutan.

Syaikh Muhammad Fathurahman M.Ag, selaku pimpinan Pondok Pesantren Idrisiyyah turut hadir dan menyampaikan tausiyahnya. Ia mengingatkan bahwa mengembangkan lembaga pendidikan adalah tugas kita bersama. “Indonesia mempunyai potensi besar menjadi bangsa yang menggerakkan dunia. Untuk membangun generasi terbaik bukan urusan kecil,” kata Mursyid al-Idrisiyyah.

Ia memberi contoh Suriah yang hanya memiliki tiga agama formil namun sudah lebih dari tujuh tahun belum mampu menyelesaikan masalahnya. Begitu juga yang terjadi di banyak negara di Timur Tengah.

Ulama kharismatik kelahiran 1973 ini, mengatakan “Membangun lembaga pendidikan juga merupakan komitmen untuk menerapkan sila pertama dari Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga generasi muda dapat mengenal Tuhannya, Allah Subhanahu wata’ala,” tegasnya.

Alumni pascasarjana UIN Sunan Gunung Jati jurusan Ulumul Quran ini berharap agar generasi muslim yang berkualitas bisa menjadi penentu bangsa. “Harus ada yang masuk ke dalam pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Inilah pekerjaan besar kita,” jelas ia.

SDIT Idrisiyyah Tamansari adalah sekolah yang memadukan kekuatan wahyu dengan akal, antara agama dengan pengetahuan dan teknologi.

“Semoga muncul pemimpin-pemimpin bangsa dari sekolah ini. Mumpung masih diberikan kesempatan hidup oleh Allah SWT, jadikan ini sebagai bentuk pengabdian,” tuturnya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...