ToT Dai Instruktur Nasional JATMAN Hari Ini Dimulai

ToT Dai Instruktur Nasional JATMAN Hari Ini Dimulai

Cisarua – Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) terus meningkatkan kualitas dai mudanya agar semakin siap meghadapi tantangan global. Sebanyak 26 kader dai dari berbagai daerah mengikuti ToT dan Seleksi Dai Instruktur Nasional.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh divisi SDM ini dihelat di Wisma Flora, Cisarua Bogor. “Tujuan dari pelatihan ini adalah menyiapkan dan membekali kader dai JATMAN untuk mengembangkan dakwah tasawuf ke berbagai daerah,” ujar pengurus Aliyah, Ustadz H. Handri saat membuka acara.

Ketua pelaksana kegiatan Ustadz Saepuloh menyampaikan selama 5 hari penuh para peserta akan mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber yang berpengalaman. “Insya Allah akan hadir Kang Asep Haerul Gani, seorang psychotherapist yang berpengalaman dan Kang Irfan, pakar media pembelajaran,” tukasnya.

Dalam pengarahannya, Mudir Aam JATMAN KH. Wahfiudin Sakam menyampaikan untuk mempelajari tasawuf hal pertama yang perlu didalami adalah kajian tentang nafs. Nafs adalah diri, pribadi, orang atau individu. “Hakikat diri kita adalah diri yang berwujud ruh. Sedangkan basyar atau tubuh biologis adalah cangkangnya,” terang ia menjelaskan.

Selanjutnya Wakil Talqin TQN Pontren Suryalaya ini mengingatkan jika memahami diri hanya sebatas tubuh biologis, kita telah terjebak dengan paradigma materialistik. “Geser paradigma dari materialistik ke spiritualistik, Insya Allah upaya kita belajar tarekat menjadi lebih mudah,” katanya.

“Yang saya sampaikan kepada kalian bukan hanya konten, namun how to deliver and package tentang tasawuf untuk disampaikan ke kalangan milenial,” tegasnya.

Shofwan al-Jauhar, peserta dari Wamena, Papua mengungkapkan rasa bahagianya dapat berkumpul dengan para kader dai dari berbagai daerah. “Setelah mendapatkan pembekalan di Bogor, kita perlu perbanyak karya di masyarakat,” terangnya.

Sementara itu Moh. Al-Faiz asal Sumenep, Madura berharap selama mengikuti pelatihan dapat menambah wawasan ketasawufan. “Hal ini sangat penting bagi saya untuk terlibat aktif memasyarakatkan tarekat dan mentarekatkan masyarakat,”

ToT dan seleksi Dai Instruktur Nasional diikut kader dari dari berbagai daerah seperti; Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Kalbar, Aceh dan Papua. (Idn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.