TQN Bekasi Touring ke Cikundul, Cianjur dan Sukabumi

Bekasi – Sebanyak 45 pengamal TQN Bekasi pada Sabtu (24/3) melakukan Touring Safari Ziyarah 3 makam kekasih Allah di Jawa Barat. Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Serba Bakti (YSB) Pontren Suryalaya, Perwakilan Kota Bekasi ini bertujuan meningkatkan rasa syukur atas bimbingan para ulama dan memperkuat kekompakkan sesama ikhwan.

Konvoi 19 sepeda motor ini berangkat dari sekretariat perwakilan kota Bekasi pukul 07.00 WIB. Tiga makam ulama yang dikunjungi adalah; Raden Kj. Aria Wiratanudatar – Cikundul, KH. A. Muhaeminul Aziz – Cianjur, dan KH. Zezen Zaenal Abidin Bazul Asyhab – Sukabumi.

Menurut wakil ketua perwakilan Bekasi, Ustadz Atis Triswadi, sebelum berangkat, rombongan bertawasul bersama agar perjalanan mendapatkan keberkahan dan diberikan keselamatan.

Setiba di Cikundul sekitar pukul 11.00 WIB, ikhwan ziyarah ke makam Rd. Kj. Aria Wiratanudatar, penyebar Islam sekaligus Bupati Cianjur pertama. “Walaupun dalam perjalanan sempat diguyur hujan, alhamdulillah kami tiba selamat dan sehat,” ujar penggerak manaqib di kota Bekasi.

Setelah shalat dan makan siang, pukul satu siang Ustadz Atis dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darul Falah, Cianjur. Di sana dimakamkan wakil talqin Pangersa Abah Anom, KH. Aang Muhaiminul Aziz. Pangersa Aang (begitu beliau akrab disapa) wafat 8 Desember 2010, dalam usia 94 tahun.

“Jam dua seperempat kami tiba di Cianjur langsung silaturrahim dengan keluarga almarhum lalu ziyarah,” lanjut Ust. Atis menjelaskan. Di sana rombongan tidak terlalu lama, hanya sekitar satu jam, lalu melanjutkan perjalanan ke Sukabumi.

Pukul 14.30 WIB, rombongan touring safari ziyarah menuju ke Ponpes Azzainiyah, Sukabumi. Setelah dua jam perjalanan melintasi track yang berliku dan udara sejuk yang menerpa, akhirnya tiba di makam Pangersa Uwa. Wakil talqin yang wafat 19 November 2015 ini semasa hidup sangat aktif dalam berbagai organisasi keagamaan seperti NU, JATMAN, MUI, BAZDA dan sebagainya.

Setelah ziyarah dan silaturrahim dengan keluarga pesantren Azzainiyah, selepas Isya rombongan memacu kembali sepeda motornya menuju Cimande. “Kami bermalam di sana. Alhamdulillah sudah disiapkan penginapan,” kata Ust. Atis.

Keesokan paginya sekitar pukul 07.30 WIB rombongan kembali menuju Bekasi. “Kami bersyukur perjalanan lancar, kami tiba di sekretariat jam sebelas,” tutur Ust. Atis

YSB Perwakilan Kota Bekasi berharap program touring safari ziyarah dapat terus berjalan. “Sungguh besar jasa Pangersa Guru Agung dan wakil talqinnya dalam membina murid-murid. Semoga kita bisa terus mengamalkan, mengamankan dan melestarikan ajaran TQN Suryalaya,” tutupnya. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...