TQNNews Jalin Silaturrahim Lintas Tarekat

Jakarta – Peradaban Islam tidak bisa lepas dari peran ulama sufi. Mereka adalah orang-orang yang selalu menjaga qalbunya dari selain Allah SWT. Berbagai riyadhah dilakukan untuk mendekat kepada-Nya. Riyadhah lahir dan batin.

Ada sekitar 40 tarekat muktabarah di Indonesia. Semua tarekat memiliki kekhasan masing-masing, namun perjalanan ruhani menuju Dia sama, dengan dzikrullah. Dzikir dan pikir adalah dua fungsi utama manusia untuk memberikan kemanfaatan nyata bagi umat manusia.

Menyongsong kejayaan Islam, redaksi TQNNews merasa perlu menjalin hubungan dengan berbagai kelompok tarekat khususnya yang ada di Jakarta.

Rabu (6/8) tim media TQNNews menyambangi Zawiyah Tarbiyah At-Tijaniyah di Pondok Gede untuk berjumpa salah satu muqaddam (orang punya izin mengamalkan dan berhak memberikan izin mengamalkan bagi orang lain) KH. Drs. M. Yunus A. Hamid.

Pengasuh Pesantren Al Latif  ini mengatakan tarekat bertujuan untuk membenahi batin manusia. Menurutnya melalui tarekat berhala-berhala yang ada di dalam qalbu disingkirkan.

“Tujuan beribadah ialah Allah semata. Mendakwahkan tarekat jangan berharap diterima manusia, melainkan Allah semata. Dengan bertarekat Insya Allah kita akan selalu diberi petunjuk oleh Dia,” ujarnya.

Direktur Media TQNNews Hendra Yudha ditemani kru lainnya bersyukur bisa berjumpa dan merekam Kiai Yunus untuk acara Podcast Ngopi di kanal youtube TQNNews.

“Insya Allah pekan ini kami juga akan silaturrahim ke Tarekat Syadziliyah Qadiriyah di Tebet,” kata Hendra.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...