Ustadz Ahmad Muslihun: Pontren Miftahus Shudur Terima Anak-Anak Terkena Dampak Gempa Lombok dan Palu

Ustadz Ahmad Muslihun: Pontren Miftahus Shudur Terima Anak-Anak Terkena Dampak Gempa Lombok dan Palu

MUBA – Pondok Pesantren Miftahus Shudur memang belum lama berdiri, yaitu Maret 2018. Namun kiprah dan kontribusinya untuk masyarakat sekitar patut diacungi dua jempol.

Pondok yang didirikan dua aktivis dakwah TQN Suryalaya Ustadz H. Ali Imran dan Ustadz Ahmad Muslihun mempunyai tujuan yang sangat mulia. “Pontren ini didirikan untuk melahirkan pemuda yang berilmu, beriman dan berakhlak,” ujar pengasuh pondok Ustadz Muslihun.

Ia menjelaskan pondok yang berlokasi di daerah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) ini menggunakan kurikulum diniyah tahfidzul quran. “Kita perkuat juga dengan Tasawuf, Nahwu Sorof, Bahasa Arab, Fiqih dan Kitab Kuning,” pungkas Ust. Muslihun.

Meskipun belum ada kepengurusan yang terbentuk, kegiatan pondok sudah cukup banyak. Menurut Ustadz Muslihun baru H. Ali Imran dan dirinya yang terlibat dalam kepengurusan. “Saya diamanahkan menjadi pengasuh pondok,” terang ia kepada redaksi melalui sambungan telpon.

Setiap hari Jumat pondok memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Rencananya Jumat besok (9/11) sebanyak 24 anak akan menerima santunan di Pontren Miftahus Shudur. “Acara kita mulai selesai shalat Jumat sekitar pukul dua siang. Sebelum santunan kita awali dengan tawasulan dan ditutup dengan tausiah dan doa,” lanjut ia menjelaskan.

Ustadz Ahmad Muslihun, sebelum di Pondok Miftahus Shudur ia mengajar di Pontren Riyadluttholibin Palembang, asuhan Syekhuna Nurrokhman sejak tahun 2011. “Tahun 2015 saya menerima talqin dzikir dari Kyai Suharto saat hadir manaqib di Sungai Lilin. Sejak saat itulah saya bersama Haji Ali merencanakan membuka pondok untuk melanjutkan estafet perjuangan ulama.”

Selanjutnya ia menyampaikan jika ada anak-anak dhuafa yang terkena dampak gempa dan tsunami di Palu maupun Lombok yang ingin sekolah, Insya Allah Pontren Miftahus Shudur siap menerima. “Kami fasilitasi belajar dan akomodasinya. Silahkan hubungi admin TQNNews. Mohon kabari kami,” pintanya.

Pengelolaan dan operasional pondok selama ini mendapat dukungan dari jaringan usaha Rumah Makan Ampera Sederhana milik H. Ali Imran. “Ikhwan di sini juga mulai mengembangkan beberapa usaha yang akan menjadi mesin pendanaan pondok,” tutupnya. (Idn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.