Ziarah ke Makam Haji Arsyad Thawil di Manado

Kotamobagu – Rabu sore (17/7) pukul 14:30 WIT tim Safari Dakwah Tasawuf TQN Center Jakarta tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Kedatangan  rombongan untuk memenuhi undangan Walikota Kota Kotamobagu mengadakan Pelatihan Dakwah Transformatif.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Kotamobagu tim mengunjungi areal pemakaman Permaisuri Sri Sultan HB V; Kanjeng Ratu Sekar Kedaton di Kampung Kodo, Manado.

“Di area pemakaman ini ada makam murid Syekh Nawawi al–Bantani, Syekh Mas Muhammad Arsyad Thawil,” ujar H. Alfian, ikhwan TQN yang menjemput rombongan.

Haji Arsyad Thawil lahir di desa Lempuyang, Tanara, Kabupaten Serang, tanpa diketahui jelas tanggal kelahirannya. Namun pada batu nisannya tertulis 1851 M.

Berdasarkan beberapa literatur diketahui Haji Arsyad adalah seorang ulama dan intelektual yang terkenal di seluruh Hindia Belanda. Ulama yang kritis terhadap pemerintahan kolonial Belanda dan terlibat dalam pemberontakan melawan Belanda di Cilegon Banten, Jawa Barat tahun 1888 ini akhirnya diasingkan ke Minahasa.

Haji Arsyad tahun 1890 menikah dengan perempuan Minahasa, Magdalena Runtu dan wafat tahun 1934. (Idn)

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...