Rahasia Dzikir TQN (1/2)

Semua amaliah yang kita amalkan atas tuntunan guru mursyid. Ada amaliah harian seusai shalat fardhu (dzikir harian), amaliah tiap pekan (dzikir khataman) dan amaliah tiap bulan (manakiban).

Setiap amaliah dzikir TQN Pontren Suryalaya selalu diawali dengan ilaa hadhratin nabi… Mengapa?

Berikut penjelasannya,

Dalam QS An-Nisa ayat 64,

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذ ظَّلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ جَآءُوكَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ ٱللَّهَ وَٱسْتَغْفَرَ لَهُمُ ٱلرَّسُولُ لَوَجَدُوا۟ ٱللَّهَ تَوَّابًا رَّحِيمًا

“Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

Artikel Terkait: Kiai Wahfiudin – Kita Penuhi Langit Negeri Ini dengan Dzikrullah

Ayat ini menjadi dasar amaliah TQN. Pada zaman rasul orang-orang yang melakukan dosa, maksiat dari kalangan sahabat, termasuk orang-orang Badui yang jauh dari Madinah, datang kepada rasul lalu menyatakan taubat dihadapan rasul.

Al-Quran bukan hanya buku sejarah, berlaku tidak hanya di zaman Rasulullah. Al-Quran berlaku semenjak diturunkan kepada Rasulullah sampai sekarang dan masa yang akan datang. Sehingga perintah untuk mendatangi rasul masih berlaku juga sampai sekarang.

Artikel Terkait: Nasihat Pangersa Abah Untuk Ikhwan Akwat

Siapa pun yang merasa telah  melalukan dosa, menzalimi dirinya maka harus datang kepada Rasulullah. Maksud datang bukan dalam pengertian secara lahiriah, mendatangi makam rasulullah yang mulia di Masjid Nabawi. Tetapi kita datang  berziarah kepada ruh suci beliau.

فِيْ مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيْكٍ مُّقْتَدِرٍ

“di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.” (QS. Al Qamar: 55).

Maka ketika selesai shalat ikhwan TQN langsung ilaa hadhratin nabi… Itu artinya kita datang kepada rasulullah. Bukan secara lahiriah, namun secara ruhaniah.

Artikel Terkait: Cara Memantapkan Tauhid

Maka ketika Imam sudah memulai ilaa hadhratin nabi… posisikan diri kita dengan tertib, penuh sikap hormat karena sedang diajak untuk menghadap kepada rasulullah secara ruhani.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...